Kita Menikmatinya

Kita Menikmatinya

  • WpView
    Membaca 107
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Okt 25, 2018
Seandainya sang waktu dapat mengerti takkan ada rindu yg terus mengganggu kau akan kembali bersamaku 🎶-Raisa Ldr Lagu yg ga asing buat para pejuang ldr, yah termasuk gua Ldr itu rasanya sesuatu banget, dimana kesabaran, kesetiaan, kepercayaan, diuji abis abisan. ldr itu cintanya mahal jadi ga bisa dilakuin sama orang murahan. jadi buat lu nih yg ga kuat iman mending datengin pak ustadz minta dirukyah biar sadar hhe:D Lu pasti mikir ldr itu sebenarnya pacaran sama apa sih ?text ? Nyaman sama apa sih text ? Pacaran sama hp ? Sederhana aja sih lu yg pacaran satu sekolah satu kampung satu kota ga setiap detik ketemu doi lu kan ? Paling lu ketemuan doi 4/5 jam sisanya lu pacaran sama apa ?text ? So, gua ga perduli kata orang selama gua nikmatin, selama gua bahagia, selama gua nyaman gua ga akan pernah berhenti sayang sama doi . lu tau ga? doi gua paling cakep gua ga mau kehilangan
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • [1] Because Of You -idr-
  • Alice & Adrian
  • SIGMA NATIO (DelShel)
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Should be Remember

TERSEDIA JUGA DI GOODNOVEL DENGAN JUDUL MUNAJAT PERAWAN TUA "Untuk apa kamu cemas? Apa putrimu terlibat masalah?,"tanyaku. "Apa aku harus mengatakan dengan jelas? Apa menurutmu sekalipun kamu tidak peduli dengan sekitar tidak akan ada yang peduli denganmu?,"tanya Dirga membuatku mengambil tangannya. "Terima kasih sudah membantu. Aku berhutang budi padamu,"ucapku enggan berkilah. "Jangan mengatakan hutang budi, jika kamu tidak mau membayar,"ucap Dirga. "Kalau begitu katakan. Apa yang bisa ku lakukan untuk membayarnya?,"tanyaku. "Menikahlah dengan ku,"ucap Dirga membuatku melepaskan tangannya. "Apa kamu sudah gila? Kamu pria yang sudah menikah, Dirga. Kamu terlalu jauh,"ucapku memalingkan wajah. "Tapi aku duda,"skak Dirga membuat wajahku pucat seketika. -&- Setiap knot kecepatan melaju menembus Cakrawala, sejauh itu cinta yang ku tinggalkan di setiap jejak awan. Saat roda-roda pesawat tidak lagi menapak di ujung landasan, tersisa lah keikhlasan menerima semua takdir. Berpangku pada bait ayat Allah yang terus terlantun merdu. Tingginya langit yang bisa ku tembus tidak membuatku sedekat sujud di penghujung sajadah. Jika serdadu hanya bisa mematahkan senapan di ujung pertempuran dan cendekiawan yang saling beradu argumen di atas meja mematahkan kebingungan. Lantas apakah tidak mungkin meminta Pencipta ku mematahkan takdir yang menjerat? Update seminggu 2 kali😁

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan