Story cover for Good Bye by asilia123
Good Bye
  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jul 24, 2018
Saking bangganya denganmu, 
kuceritakan
pada seluruh semesta. 
Bahwa, 
ada seorang ratu 
yang bisa menuntunku. 

Namun,
tetiba burung membawa berita.
wajahnya lesu dan memelas.
lalu,
kutanya mengapa
Ia hanya menjawab
"Hari ini akan Hujan deras." Aku terperangah,
Kenyataannya berbeda dengan
Canda dan tawa yang merekah.

Pertemuan itu ternyata, 
Sebatas impian, 
Dan senyuman 
Hanyalah secercah harapan. 

Ketika mimpi dibakar 
Oleh lautan api, 
Begitu juga pipi merah,
Tertutupi Sukma yang lelah.

MA syahab( terpaut waktu.)

(aku tau semua ini smentara, begitupun hidup manusia, tapi Ingat namamu akan aku selalu ada  meskipun itu membutuhkan waktu.)

Copyright @2018 ~Asilia Agustin..
All Rights Reserved
Sign up to add Good Bye to your library and receive updates
or
#145diam
Content Guidelines
You may also like
Rainangkasa #2 [END] by AmandaPutri685
38 parts Complete
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
Hai, Angkasa! [COMPLETED] by Nannqinatia
69 parts Complete
"GUE SUMPAHIN LO SUKA SAMA GUE!" "Mimpi." __________________________________ Angkasa cuek, Starla hiperaktif. Angkasa tenang, Starla heboh. Angkasa realistis, Starla dramatis. Angkasa benci direpotkan, Starla hobi merepotkan. Bagi Angkasa, hidupnya sudah cukup tentram ... sebelum kesialan berwujud perempuan dengan suara yang nyaring datang dalam kehidupannya. Membawa hal-hal merepotkan yang paling Angkasa hindari. Mereka berdua sangat bertolak belakang, bagaikan langit dan bumi. Namun, mereka punya satu kesamaan, yaitu sama-sama memiliki rahasia yang tertutup rapat. Bersikap seolah mereka adalah manusia yang selalu bahagia. Hanya dalam hitungan hari, sosok Angkasa yang sebelumnya dicap 'menyebalkan' oleh Starla, langsung berubah menjadi 'pacar idaman' yang didambakan gadis itu. Masalahnya, apa Starla bisa meruntuhkan tembok kokoh di hati Angkasa? "HAI, ANGKASAAA!" "Bisa diem?" "Bisa. Tapi gamau." "Angkasa, rayap itu nyamuk, kan?" "Bodoh!" "Angkasa, jangan galak-galak. Nanti bucin sama gue baru tau rasa!" "Jangan kebanyakan halu." "Angkasa! Udah suka sama gue, ya?" "Iya." "SERI--" "Di mimpi lo." Highest Rank: #3 in Crazy girl (09/05/21) #3 in Angkasa (13/05/21) #5 in SMA (13/06/21) #1 in Starla (13/06/21) #2 in Coolboy (13/06/21) #4 in Dingin (13/06/21) #3 in Remaja (16/06/21) #6 in Roman (17/06/21) #3 in Populer (20/06/21) #1 in Angkasa (02/08/21) #3 in Sibling (23/09/21) #1 in Persahabatan (14/10/21) #2 in Fiksi remaja (15/12/21) #1 in Sweet (20/01/22) #2 in Friendzone (08/03/22) #3 in Teenfiction (28/04/22) #2 in Perjuangan (09/02/23) __________________________________ ❤️ Jangan lupa tambah ke library. ⚠️ Diharapkan follow sebelum membaca. ⚠️Jangan SIDER, gak baik. TENGKYUUUUUU AND SEE YOU!
You may also like
Slide 1 of 10
Rainangkasa #2 [END] cover
Bukan Salahnya Hujan (Completed) cover
SAMAR 2 (CLBK) {COMPLETED} cover
Tarian Musim Hujan cover
Langit Setelah Hujan [END] cover
I Hate Rain cover
Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA] cover
Connected cover
Pelangi di Balik Hujan Rindu cover
Hai, Angkasa! [COMPLETED] cover

Rainangkasa #2 [END]

38 parts Complete

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?