Peri Kecil Nirmala (Revisi)

Peri Kecil Nirmala (Revisi)

  • WpView
    LECTURES 2,772
  • WpVote
    Votes 789
  • WpPart
    Chapitres 36
WpMetadataReadTerminé ven., nov. 13, 2020
#Teenlit2# UPDATE SETIAP HARI Aku tergerak untuk bersajak, Bukan untuk berlari dan mengelak, Dari sempitnya jalan setapak, Dan dalam ingatan yang terus menggertak. Aku ingin bersajak, Karena filantropi yang datang dari khalayak, Khususnya untuk makhluk yang kusebut 'kamu' Telah mengubah nyata negeri fana-ku. *** Seharusnya sekolah baru bisa membuat Nirmala terbebas dari mimpi buruknya selama ini. Tapi ternyata, Nirmala bertemu Niko, laki-laki yang telah membuatnya jatuh hati, sekaligus membawa Nirmala memasuki lebih dalam dunia cowok itu, yang kemudian menjadi awal mimpi buruknya datang lagi. Seharusnya kisah cinta mereka tidak serumit ini. Tapi, tidak akan ada cerita jika tidak ada lika-liku kehidupan kan?
Tous Droits Réservés
#7
flaneurberburunaskah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DENTING  [Revisi]
  • Arkara [PROSES REVISI]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Pelangi [COMPLETED]
  • The Perfect Boy ✔
  • ANGKASA [END]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • PERJODOHAN DINI 1
  • Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit]
  • Untuk, Abadi | Completed ✔

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu