mengejar sebuah impian

mengejar sebuah impian

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 26, 2018
WpInfo
Non-Fiction
seseorang yang bermimpi ingin sekali merasakan sekolah sampai ketingkat SMA dan itu sekolah dengan pantas dan layak. maksudnya apa? Ini orang sekolah dari sd selama 8 tahun dan sampai smp 3 tahun hanya menggunakan sendal jepit. Kalau hujan, sendal sama kakinya dibungkus plastik. Plastik kayak gimana? Plastik hitam nanggung yang dia simpan untuk sewaktu2 jika hujan turun. Untuk melindungi sendal dan kakinya biar nggak nempel tanah, atau belok belok becek jember dan sebagainya. Impian yang sederhana, namun nggak pernah terbesit dibenak kita untuk mempunyai impian seperti itu. Kenapa? Karena kita punya standart ukuran untuk diri kita masing masing.
All Rights Reserved
#267
true
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua cangkir satu Meja
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓
  • Aku Ingin Bercerita
  • Difficult Way To Loving You | Jichen
  • Single Parent | Huang Renjun [SUDAH TERBIT]✅
  • Flight Attendant wannabe 🛫
  • HOPE (revisi)
  • CGM SCHOOL
  • Renjana [COMPLETED]
  • [End] Mimpi Awan di Bawah Langit Kelabu

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines