Before I Fall

Before I Fall

  • WpView
    Reads 562
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 3, 2022
WpInfo
Fanfic
Cobra Kai
Kita adalah detak, yang sudah terlanjur terasa dekat tanpa peduli terpisah seberapa luasnya jarak. Kita adalah detik, yang sudah terlanjur mengalir dan tak bisa kembali lagi. ___________________________________________ "Kenapa? Kenapa datang kalau berakhir untuk pergi?" Gadis itu menangis tak terima, lantasan kenyataan yang menghantamnya dengan sangat kuat. "Maaf..." Hanya kata 'maaf' yang dapat lawan bicaranya itu katakan, tidak menyangkal bahwa dirinya memang bersalah dan membuat gadis cantik nan ceria -mungkin nantinya tidak akan ceria lagi, menangis di depan matanya dengan keadaan kacau. "Fuck up!" Punggung gadis itu berjalan menjauh, menghilang dari pandangan. Menunduk dan mengingat kembali satu minggu sebelum hari ini. Mereka bahagia. Tidaklah terpikir untuk melihat gadis kesayangannya itu menangis. "Maaf....." Lagi dan lagi, hanya kata maaf lah yang bisa dilontarkan. Maaf sudah membuat kamu bahagia dan berakhir dengan tangisan. Maaf... akhir bahagia tidak butuh cerita, begitu pula dengan, cerita bahagia tidak butuh akhir. "Let's meet in another life... Samantha."
All Rights Reserved
#368
aksara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ini Aku, Erlang
  • KISAH
  • HILANG [Segera Terbit]
  • [END] Blind Rainbow
  • Esya {TERBIT}
  • SELF LOVE
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Samara (Complete)
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • STORY KEISHA (TAMAT)

"Disini. Semua nya kosong Pa, Ma." Erlang menunjuk hatinya dan menatap Papa dan Mama nya bergantian. Keluarga bukanlah tempat yang hangat bagi Erlang. Seperti remaja yang lain, Erlang hanyalah anak yang masih belum terlalu paham akan dunia orang dewasa dan ia mempunyai masalahnya sendiri. Sebenarnya jauh di lubuk hatinya ia menginginkan keluarga, keluarga yang hangat. Tapi ia sadar bahwa orang tua nya hanya akan saling menyakiti, jika mereka tetap mempertahankan pernikahan ini dan Erlang sadar bahwa ia hidup di tengah keluarga yang retak. Namun, Erlang tetap ingin tinggal untuk setitik keajaiban yang mungkin muncul. 𝐖𝐞'𝐫𝐞 𝐫𝐮𝐧𝐧𝐢𝐧𝐠 𝐨𝐮𝐭 𝐨𝐟 𝐭𝐢𝐦𝐞 𝐚𝐧𝐝 𝐈'𝐯𝐞 𝐛𝐞𝐞𝐧 𝐟𝐨𝐨𝐥𝐞𝐝. 𝐁𝐮𝐭 𝐰𝐢𝐥𝐥 𝐢𝐭 𝐰𝐨𝐫𝐭𝐡 𝐭𝐡𝐞 𝐰𝐚𝐢𝐭? 𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐥𝐞𝐭 𝐠𝐨 𝐨𝐟 𝐦𝐲 𝐡𝐚𝐧𝐝, 𝐩𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞. -𝐄𝐫𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐇𝐚𝐝𝐫𝐢𝐚𝐧 𝐏𝐫𝐚𝐝𝐢𝐩𝐭𝐚- Erlang selalu takut kehilangan dan terjebak sendirian. Tapi saat badai silih berganti, akankah Erlang terus bertahan dan mengejar kebahagiaan yang selalu ia damba? 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐭 𝟎𝟏 𝐀𝐩𝐫𝐢𝐥 𝟐𝟎𝟐𝟐 © 𝓝𝓸𝓿𝓮𝓵𝔂𝓷𝓜𝓲𝓰𝓷𝓸𝓷𝓮𝓽𝓽𝓮

More details
WpActionLinkContent Guidelines