In My Blood

In My Blood

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 14, 2019
Situasi seperti ini yang tidak pernah aku inginkan. Kamu pun pasti tidak akan pernah menginginkan. Ditolak, bahkan dijauhi berteman atau hanya sekadar makan kue cubit bareng. Atau.. situasi seperti ini, "Saya, papa kandung mu.." Mendengar itu seperti sedang tersambar petir. Itu tandanya, aku dan Arga, Bersaudara? Atau mungkin..
All Rights Reserved
#51
happiness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Pagar dan Perasaan
  • Till I Meet You
  • Imaginary Boyfriend
  • coward
  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • kita dan waktu. [End]
  • Eliinaa
  •  HAZELA
  • Andira [End]

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines