Berita Alam Untukku Hujan

Berita Alam Untukku Hujan

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 28, 2018
WpInfo
Poetry
Badai pelan sebentar Pohon pohon tumbuh jangan malu malu Disandarkan harapan ulat pada ranting itu Sebelum sampai daun, jangan patah dulu Pada ujung ranting yang mengering, dikuatkan daunnya Agar sempat ulat itu bermetamorvosa Agar tempat hinggap kupu-kupu mewibawa Hujan, basahi lagi Tumbuhkan bunga bunga Sampai kupu-kupu melebih Dan membuahkan untukmu tumbuh lagi Badai kencang dirindukan lagi Bukan lagi cerita di pohon itu Tapi aku yang hanyut Sebab hujan terlalu deras Di seberang jalan Aku melihat seseorang yang aku cintai Lalu aku menyebutnya cemburu
All Rights Reserved
#6
secangkirkopi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • JINGGA
  • Disturbances (End)
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • The Disappearance of Butterfly
  • 31 Months for You (Revisi)

Sehelai daun jatuh terkulai Meninggalkan pohon penopangnya Menyendirikan buah temannya Juga menjauhkan hatinya Tanah yang kini pijakannya hanya diam Seolah menunggu Tuhan memerintahnya Merbiarkan sanga daun sendirian Tanpa belas kasihan Pohon yang ditinggalkan tetap bertahan Meski bagian dari dirinya telah hilang Namun ia tetap menjalani hidup Dengan hati bimbang Jiwa yang selalu merindukan Daun kecil yang jatuh dari dekapan Sungguh malang nasib mereka 2 makhluk yang dipisahkan Namun tetap hidup Meski belenggu siksa menimbun tawa Inilah cerita tentang daun yang berjuang hidup Diatas tanah yang terus diam Dan pohon yang tetap berkembang Tanpa sehelai daun kecil yang menemani Bagaimana mereka bisa menjalani hidup? Bagaimana mereka bisa tetap bernafas? Disaat mereka tak mampu meraih tangan satu sama lain? Disaat mereka tak mampu melihat senyum satu sama lain? Entahlah, Namun percayalah, ketika perpisahan menerjang mereka Dan Tuhan menurunkan cinta, Tidak ada yang tidak mungkin terjadi Dalam dua hati yang saling mencintai

More details
WpActionLinkContent Guidelines