LUKA
  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2019
Hembusan angin malam menerpa dua insan yang sedang duduk di tepi pantai ditemani seruan ombak yang membentur karang. "siapa yang bakal luna korbanin? "tanya raka pada luna yang menatap lautan di kejauhan. "luna ngak pengen kalian pergi! "ucap luna serak menahan tangis yang akan pecah dengan tatapn yang masih menatao ke depan. "luna harus pilih raka atau alka? "ucap raka yang mulai menuntut pada luna dengan penuh penekanan. "ngak bisa! "ucap luna lirih sembari mengeleng gelengkan kepalanya dan mencengkram kuat kursi taman yang mereka duduki. Putus harapan itulah keadaan luna sekarang sudah bukan untuk memilih lagi melainkan tuntutan akan kehilangan sahabat atau kekasih yang dia harus telan. Dengan harapan semuanya membaik luna berdiri dari duduknya lalu meninggalkan raka yang masih duduk terdiam tanpa menoleh luna. "jangan pergi lun! Bukan kamu yang jadi pilihan disini tapi kamu lah yang harus memilih disini!" suara bariton seorang laki laki membuat langkah luna terhenti. "alka " lirih namun pasti luna menyebut nama itu, luna membalikkan badan dan melihat seorang pemuda dengan postur sempurna menatapnya lekat. "jawab pertanyaan raka dengan jelas ! Disini kami sebagai pilihan "tegas alka yang membuat luna kaget dan membuat raka berdiri dari posisi duduknya. Mereka berdua berjalan kearah luna dengan mata pada satu tujuan yang sama "Luna" membuat luna mematung seperti tersengat ribuan volt listrik. Setelah sampai di depan luna. Alka dan raka bersimpuh di hadapan luna. Tangan kanan luna dipeganh oleh raka dan tangan kiri luna dipegang oleh alka.pilihan. Rasa cinta dari pandangan pertama yang dibumbui kebencian namun mengasikan ataukah cinta sahabat yang dibumbui kekonyolan,pilihan luna mungkin lebih sulit dari permainan labirin. Antara pilihan itu salah satunya harus pergi dan meninggalkan dia untuk selama lamanya. #luna-alka #luna -raka #LUKA #remaja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • The Last Birthday With You
  • Arsyilazka
  • LENTERASKA
  • Vericha Aflyn ✔️
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Penuh Luka (On Going)
  • LUKKA (MYG)
  • ALUNA

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines