Pengorbananku Menantimu

Pengorbananku Menantimu

  • WpView
    Reads 1,221
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 6, 2020
[SLOW UPDATE] "Saya tidak pandai membuat paragraf tentang cinta, tidak pandai pula membuat narasi tentang rindu, tapi saya percaya kamu hadir untuk merubah segalanya, Sebagai penganalisa segala isi dalam hati yang tak akan mati meski nanti tertelan waktu" ~Aryudha Putra Gunatara "Saya tidak yakin akan begitu, tapi saya pun percaya kamu hadir setelah malam panjang yang saya tunggu tiba-tiba berganti siang, Senja yang sekejap mata berubah menjadi banyak pesona, Rembulan yang redup berubah menjadi penuh dengan kilau dan Arunika yang kadang mendung berubah menjadi pagi yang terang. Kamu.. Menjadi perubahan besar dalam hidup yang saya punya" ~Analisa Kartika Pratiwi }[Moderate Update]{ >-[#26 (30.05.20) in sendu] >-[#52 (30.05.20) in menunggu] >-[#53 (30.05.20) in taruna] >-[#74 (30.05.20) in militer] >-[#81 (30.05.20) in TNI] >-[#41 (30.05.20) in Akmil] >-[#123 (30.05.20) in psikologi] >-[#478 (30.05.20) in Rindu] >-[#203 (30.05.20) in LDR] >-[#143 (30.05.20) in tentara] >-[#418 (30.05.20) in galau] >-[#633 (30.05.20) in perjuangan]
All Rights Reserved
#65
tni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • Dear Kapten | SELESAI
  • Takdir cinta DARA (Completed)
  • PENGABDIAN CINTA
  • I Love You Kekasih Negaraku [END]
  • [SDRS2] HASNA | SELESAI✓
  • Loreng & Putih [SUDAH TERBIT]
  • DESTINY (Terimakasih, Sersan!) - END
  • ADPIT : Ada Masanya? [ON GOING]
  • Tentang Senja [VERSI REVISI]

Aku hanya rindu bukan cinta hanya karena trauma ini aku tak lagi mempercayai lagi apa itu arti cinta jangan memulai dengan membawa luka lama, kembali lah dengan versi terbaik dan luka itu benar-benar kau sembuhkan dengan waktu ./ deary .. Dalam senyap malam yang kelabu, Rindu menyelinap seperti bayang, Mengisi ruang hati yang kosong, Mengusik luka yang belum sembuh. Rindu itu, seperti angin sepoi, Menyentuh lembut namun menusuk, Mengingatkan pada senyum yang hilang, Pada tawa yang kini tinggal kenangan. Trauma itu, seperti duri, Mengakar di dalam jiwa yang rapuh, Menggores setiap ingatan, Menghantui setiap detik yang berlalu. Malam-malam panjang tanpa bintang, Kusandarkan hati pada sepi, Menganyam harap di antara kelam, Berharap rindu dan trauma berakhir. Namun, rindu tak pernah lelah, Terus mengalun dalam hening, Sementara trauma tetap berbisik, Mengiringi setiap jejak langkahku. Dalam pertemuan bayang dan luka, Ku mencari cahaya di ujung jalan, Meski perih, meski berbalut duka, Aku percaya ada akhir dari rindu dan trauma.

More details
WpActionLinkContent Guidelines