Story cover for FINALLY by semi1975
FINALLY
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jul 28, 2018
Memang indah...tapi semuanya sirna, ujung yg penuh luka...luka tak berdarah namun menggoncang hati dan meremukan tulang.
sendi terasa lepas, darah tak mengalir hanya air mata turun deras basahi pipi dalam hening sendiri..

pahit memang
jika harus flashback mengenang semua yg tlah di jalani.

Hampa memang
jika harus merenung sebuah perjuangan yg berakhir tragis.

hancur memang
jika harus membayangkan semua impian
 dalam komitmen yg terbangun bersamamu..

Terpuruk memang..
Jika harus jalani semua tanpa hadirmu..

betapapun kuatnya komitmen dalam kapasitas dan integritas diri...diluluhlantakan oleh egoisme yg mampu mengalahkan rasa...rasa yg bersumber dari dasar lubuk hati..cinta dan kasih sayang tulus dan suci yg mewakili semua rasa di jiwa...

kini tibalah kita di tepian rasa..
emosi, egois, tutur kata, sikap dan tingkah laku kala bersama, semuanya akan jadi kenangan yg kan terbawa di sisa hidup.


andai semuanya bisa di balik...
maka kata maaf akan menjadi kata yg mahal.
jiwa tergoncang..
hati meradang..
pikiran melayang...
semua hilang di telan waktu..

andai masih ada rasa cinta..
kuharap rasa itu dapat meredam semua yg terjadi untuk kembali merenda hari dalam komitmen yang hilang terbawa emosi dan keangkuhan diri.

kini dan disini..
beta tak bernyawa hadapi getir hati..
beta tak berdaya jalani hari...
Inginku pergi jauh menyendiri
untuk membuang semua luka..
Luka yg perlahan membunuhku...
Aku harus mengalah, karna beta yg salah...

Raihlah yang terbaik untukmu..
Gengamlah semua yg kau dapat..
Harapan dan asa kan membawamu ke puncak cita..
Masa depanmu kan bersinar dalam cita dan cinta..



dari beta...
All Rights Reserved
Sign up to add FINALLY to your library and receive updates
or
#333emma
Content Guidelines
You may also like
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] by tiaxyl
28 parts Ongoing Mature
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
The Love Story" Kurus & Mancung" by Itsmelagaimo
9 parts Complete
Hidup itu sebuah perjalanan yang sangat berharga, namun tidak pernah lepas dari masalah mulai dari keluarga, sahabat bahkan kisah cinta-mu. Masalah yang hadir tentu bisa membuat kita rapuh. Tapi kamu harus percaya TUHAN tidak memberikan ujian melebihi batas kekuatan yang kita miliki, masalah tidak harus menjadikan kita lemah, takut tapi harus bisa mengambil hikmah-nya. Banyak hal yang membuat kita harus memahami tentang arti dari sebuah kehidupan. Disini aku hanya ingin cerita ku berlabuh melalui sebuah karya tentang percintaan dari kisah sendiri. Apa kalian mengalami hal sama dengan kisah ku ? Terima kasih, waktu mempertemukan kita mengenalmu salah satu anugerah terbesar di hidupku. Meski takdir tidak berpihak pada cinta. Tapi aku percaya selalu ada alasan terbaik kenapa sesuatu bisa terjadi. TUHAN selalu memiliki skenario terbaik- nya. Ikhlas atas segala takdir memahami dan mengerti, kenapa TUHAN memberikan cobaan itu ? Dan aku pun tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ku sendiri, terpuruk dalam suasana, kehilangan arah, entah mau kemana pergi-nya ? Air mata mungkin bisa jadi saksi sepanjang hari memikul rasa sakit yang entah kapan sembuhnya ? Mau kemana mencurahkan segala duka ku ? Disini tidak ada siapa-siapa ? Hanya ruang kosong yang menemani diriku mengapa harus tinggal disini ? namun TUHAN hadir meskipun aku tidak pernah melihat-Nya dalam keadaan jiwa-ku yang remuk, hancur, Dia hadir menuntun dan menjagaku sepanjang hari. Aku percaya segala takdir TUHAN yang paling terbaik untuk setiap insan manusia di muka bumi. Pada dasarnya yang tersisa dari hidup kita adalah : kematian, dan kehilangan yang sangat sulit adalah menerima akan perpisahan itu terjadi 🥀 sesekali kita akan beruntung menemukan bahagia, tapi sesekali kita akan menemukan duka atau yang disebut luka.
You may also like
Slide 1 of 10
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
ALDIR cover
The Love Story" Kurus & Mancung" cover
Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz cover
Kutinggalkan dia karena Dia cover
Ketika Tulisan bercerita? cover
Cinta Dua Arah ( On Going )✨ cover
Can't have cover
kau bukan rumah cover
Alena cover

Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ]

28 parts Ongoing Mature

"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.