Fake Love

Fake Love

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"kamu sebenarnya seperti ini ada maksud apa deketin aku?" Ara semakin merasa bingung dengan sikap Satria. Sikap Satria yang selalu perhatian dengan Ara. "Aku gak ada maksud apa-apa ko. Aku murni mau deketin kamu dan membuat kamu jatuh cinta sama aku. " Di balik kata-kata manis Satria memiliki maksud yang tak dapat di mengerti dengan Ara. ******** " gimana bro taruhan kita? " Satria hanya mendengarkan ucapin Dimas dengan acuh nya. " kayanya kali ini gw yang menanglah. Kalau gw yang menang sesuai perjanjian Lamborghini reventon yang kalian tahu harganya 4,5 juta USD. " Lanjut dimas " kali ini gak gua bayarin lu yang menang! Hahahah " Kali ini Satria angkat bicara. " kalau dari gw sih ya, jangan ada yang mau main api nanti kena baru tau deh akibatnya. Apalagi untuk lu Satria! " Jawab Dirga dengan sikap pedulinya terhadap kedua sahabatnya
All Rights Reserved
#809
fakelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • CAUSE I'M A NERD ! [END]
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Aku Adalah Lukamu
  • DIKANESHA
  • DRAFENZO SHAQUILLE
  • CINTA DAN BENCI

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines