Fake Love

Fake Love

  • WpView
    GELESEN 93
  • WpVote
    Stimmen 16
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Feb. 3, 2019
"kamu sebenarnya seperti ini ada maksud apa deketin aku?" Ara semakin merasa bingung dengan sikap Satria. Sikap Satria yang selalu perhatian dengan Ara. "Aku gak ada maksud apa-apa ko. Aku murni mau deketin kamu dan membuat kamu jatuh cinta sama aku. " Di balik kata-kata manis Satria memiliki maksud yang tak dapat di mengerti dengan Ara. ******** " gimana bro taruhan kita? " Satria hanya mendengarkan ucapin Dimas dengan acuh nya. " kayanya kali ini gw yang menanglah. Kalau gw yang menang sesuai perjanjian Lamborghini reventon yang kalian tahu harganya 4,5 juta USD. " Lanjut dimas " kali ini gak gua bayarin lu yang menang! Hahahah " Kali ini Satria angkat bicara. " kalau dari gw sih ya, jangan ada yang mau main api nanti kena baru tau deh akibatnya. Apalagi untuk lu Satria! " Jawab Dirga dengan sikap pedulinya terhadap kedua sahabatnya
Alle Rechte vorbehalten
#287
fakelove
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Best Of Name (END)
  • ISTRI GEN -Z
  • Aku Adalah Lukamu
  • CINTA DAN BENCI
  • perfect house
  • ArKa (End)
  • GILANG ABRAHAM
  • DRAFENZO SHAQUILLE

bagai mana jadinya dua orang remaja di jebak oleh orang tua mereka sendiri dan di nikah kan secara mendadak! apa mereka bisa menolak atau tidak? dan apa yang akan mereka lakukan? "ini pasti akal akalan Lo kan Van, Lo kalo mau nikah sama gue ngomong Van ngomong." jerit Zeva menatap Zevan sebal, "heh Kunti bogel, Lo nggak liat ini kamar siapa?, berarti Lo yang Dateng ke sini kan, ngaku Lo, Lo mau modus kan tidur sambil di peluk gue, ngaku Lo." tuding Zevan tak mau kalah, sudah tidak heran jika keduanya sering adu mulut bahkan adu otot sekali pun. "arrgh, gue nggak mau nikah sama Lo Zevan, bisa cepet tua gue kalo harus tiap hari tiap menit liat muka Lo," ucap Zeva masih belum mau menikah dengan Zevan, apalagi dengan fitnah yang tak masuk akal. bagai mana bisa yang tadinya jelas jelas Zeva ingat dia tidur di kamar nya malah bangun bangun sudah di kamar Zevan tidur satu ranjang berpelukan pula lagi, dan lebih sial nya orang tua mereka sudah duduk manis di sopa menyaksikan mereka berdua tidur. menurut Zeva ini sangat aneh dan mustahil , masa iya dia berjalan sampai ke kamar Zevan kan tidak mungkin! "heh, yang ada gue kena darah tinggi harus hidup satu atap sama bocah tengil, bocah cengeng kayak Lo, manja pula lagi." ketus Zevan, keduanya bertatapan nyalang sama sama tidak mau mengalah dan tidak mau di salahkan, lagi pula yang seharusnya di salahkan kedua orang tua mereka kan?hehehe.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien