Perjanjian Ketiga

Perjanjian Ketiga

  • WpView
    Reads 30,182
  • WpVote
    Votes 1,919
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 27, 2021
Pemenang Watty Awards 2019. Perjanjian Ketiga adalah cerita fiksi horor berlatar belakang tradisi masyarakat Jawa. Bercerita tentang sebuah perjanjian kuno dan keramat di balik tradisi bancakan dan sesajen yang dilakukan oleh Simbok atau Mbok Sum dengan baurekso Wewe Gombel. Mbok Sum adalah isteri kedua Ndoro Sastro dan sudah dianggap sebagai ibu kandung sendiri oleh Ratri, cucu dari istri pertama. Tapi dia harus membunuh Ratri beserta kedua anaknya agar dapat menguasai seluruh harta warisan peninggalan Ndoro Sastro Dapatkah rantai perjanjian ini diputus?
All Rights Reserved
#17
ritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝗣𝗔𝗧𝗜 𝗣𝗜𝗧𝗨
  • (Find) The Key (Komplit)
  • Bunuh Ibumu Sebelum Pukul 12 Malam✔ [LENGKAP]
  • Serat Sang Putri Jawa
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • Misteri Seruni (Tamat)
  • Pratiwimba
  • Tengah Malam
  • HELLO JUNA! | HARUKYU REVISI
  • DESA SESUK [ END ]

𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗘𝗞 𝗪𝗔𝗧𝗧𝗬𝗦 𝟮𝟬𝟮𝟭 𝗗𝗔𝗙𝗧𝗔𝗥 𝗣𝗘𝗡𝗗𝗘𝗞 𝗪𝗔𝗧𝗧𝗬𝗦 𝟮𝟬𝟮𝟯 𝗔𝗠𝗕𝗔𝗦𝗦𝗔𝗗𝗢𝗥𝗦 𝗣𝗜𝗖𝗞 𝟮𝟬𝟮𝟰 ==== PATI PITU ==== "Aku hanya khawatir akan kelangsungan sintren kita. Tanpa Laras, Turangga Puspa Bangsa tak ada bedanya dengan paguyuban jaranan biasa." **** Sejak pindah di rumah baru ini, Laras selalu mendapat gangguan dan beberapa kejadian aneh, dimulai dari kaki ibunya yang lumpuh secara tiba-tiba. Laras berkeyakinan kalau semua adalah ulah bapak tirinya. Bukan tanpa sebab, karena dia pernah diminta untuk bergabung ke Paguyuban Sadewa Putra dengan menjadi Jatilan. Menolaknya dengan alasan lebih mencintai sintren, jelas Laras memilih Paguyuban Turangga Puspa Bangsa yang telah membesarkan namanya menjadi Paripurna. Semua yang terjadi tak lebih dari perseteruan dua paguyuban besar di kampung ini akibat memperebutkan pesona yang dia miliki, itu anggapannya. **** Satu persatu yang masih terikat silsilah garis keluarga harus mati dengan caranya masing-masing. Mulai dari perut yang pecah, gantung diri, juga saling bunuh. Kini kematian mereka telah ditentukan. Apa sebenarnya yang terjadi? Benarkah persaingan dua paguyuban sumber malapetaka yang diawali dengan datangnya suara burung gagak? Tidak ada yang tahu pasti hingga semua terbongkar di ujung kisah pilu. Kematian keenam yang akan menjelaskan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines