Guardian Angel

Guardian Angel

  • WpView
    Reads 20,472
  • WpVote
    Votes 874
  • WpPart
    Parts 77
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 2, 2021
Hidupku awalnya biasa-biasa saja. tapi semenjak kehadirannya meminta aku untuk jadi pacarnya. hidupku benar-benar berantakan, frustasi. dia orangnya begitu over protektif. Aku di larang ini, di larang itu. tidak boleh dekat dengan laki-laki lain selain dia. bahkan yang lebih parahnya lagi, dia melarang aku dekat dengan sahabat aku sendiri. sahabatku itu seorang cowok.dia bersikeras melarang aku berteman dengan mareka. Apa sih yang ada dipikirannya?. Sedangkan dia boleh dekat dengan kawan dia. kawannya seorang cewek. dia begitu dekat dengan kawan-kawan cewek. sedangkan aku di larang dekat dengan sahabat aku sendiri. kalau aku tidak menuruti perkataannya, aku bisa ditelan hidup-hidup oleh dia. aku paling takut kalau lihat dia sedang marah. maka dari itu aku selalu menurutinya dan tidak mengeluh sama sekali. walaupun di sini aku yang tersiksa.
All Rights Reserved
#143
genk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • my story
  • Hear (Completed)
  • Admire Or Love
  • SanuLora
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • It HURTS
  • BEM (Badan Eksekutif Mas-suami)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Our Sweetest Secret

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines