Masa lalu, hari ini dan esok adalah bagian dari kehidupan. Semua punya ruangnya masing-masing. Tapi kita tak bisa menyatukannya dalam ruangan yang sama, meskipun itu sangat dekat. siapa pun tak akan pernah bisa menunggu masa depan dalam ruang masa lalunya. Kisah sebuah penantian yang bersiklus luluh, terluka dan patah. Semakin kuat dinding yang ia bangun untuk membentengi setiap rasa sakit, semakin ia terluka dan tak menemukan siapa pun.
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
seorang wanita yang di bully habis-habisan karena jelek, dan memutuskan untuk operasi plastik tetapi ayahnya tidak setuju dengan keputusannya. Ada seorang laki-laki yang menerima dia apa adanya