A Mistake Bring Love

A Mistake Bring Love

  • WpView
    Reads 25,601
  • WpVote
    Votes 1,555
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 1, 2019
Dalam keadaan waktu yang mendesak mengharuskan Sehun sesegera mungkin untuk mencari pasangan hidup karena keputusannya mempengaruhi masa depannya dan membuat kontrak atas pernikahan tersebut. Akankah dia terbawa suasana?? . . . . "Kita HARUS menikah." --- Sehun. "WHAT!! Are you crazy" --- Lisa. . . . . This is my first story and this real from my imagine. Don't plagiarism okey honey. And I hope you're enjoying.😉 Don't forget to left vote and comments cause I need your suggest and critics. HAPPY READING ♡ ---------------------------------------------------
All Rights Reserved
#168
lalice
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Cadangan
  • The House of Rekindled Love ➳ JENLISA [COMPLETED]
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • Marriage Contract | ChanHun Fanfiction
  • RAIN  (HUNLIS)
  • OBSESSION [ Hunlis ] END
  • Let's [Not] Fall In Love
  • AMNESIAL (END)
  • LOVE MAKES YOU STUPID || JENLISA (G!P)

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines