PRIVILEGES

PRIVILEGES

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 3, 2018
Kisah ini tentang pria tampan dan berhati dingin. Terlalu dingin untuk dicairkan. Bahkan untuk memberinya sedikit cahaya saja butuh banyak pengorbanan. Ia tidak pernah memperdulikan apapun yang terjadi disekitarnya. Setiap saat hanya dia habiskan untuk membeku seperti es.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • Our
  • Geronimo! [Terbit 21 Oktober 2019]
  • Chasing Memories
  • Moments to Remember
  • Love at the first sight
  • Someone Love Me (END)
  • Bersamamu
  • Assalamu'alaikum Kekasih Halalku
  • xena✅(REVISI)

Setiap malam, di keheningan rumah besar itu, seorang pembantu setia melangkah pelan menuju kamar sang nona muda. Dengan lembut, ia menyanyikan lagu pengantar tidur hingga nona terlelap, lalu tetap di sisinya, seolah-olah dunia hanya milik mereka berdua. Malam-malam sunyi itu berubah menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan, membisikkan perasaan yang perlahan tumbuh di hati sang pembantu-sebuah cinta yang ia tahu tak boleh ada. Namun, semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin dalam perasaannya terjebak. Ia sadar, dirinya hanyalah seorang pembantu, seseorang yang dunianya jauh dari sang nona muda yang begitu ia kagumi. Cinta ini ibarat mimpi yang tak mungkin terwujud, namun harapannya tetap berbisik, mempertanyakan apakah keajaiban bisa menyentuh dua hati dari dunia yang begitu berbeda. Di tengah pertentangan batin dan realita yang dingin, ia bertanya-tanya: dapatkah cinta mengatasi batasan yang telah lama membentang, atau justru akan terkubur dalam sunyi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines