Mengikhlaskanmu

Mengikhlaskanmu

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 31, 2018
Pengalaman nyata yang terjadi pada diriku di tahun ini, dimana aku yang harus merelakanmu untuk bersama wanita pujaanmu, hanya berkedok perjodohan ini kau bisa bersamanya dengan wanita impianmu. Dan kau sangatlah mudah untuk bersandiwara degan ini semua, dulu kau mencintaiku tapi disaat ia kembali kau memilihnya ? Kau hempas diriku kau usir diriku hingga diri ini terpental jauh dari dataran, apa salahku ? Lalu mana dirimu yang dulu dengan sigap berniat untuk melengkapi separuh agamaku kini dirimu yang sudah pergi jauh, dan aku hanya bisa melihat punggungmu dari belakang beserta cerita indah yang kau pupuk ditanah yang subur. Tapi sayangnya gersang sudah semuanya, bahkan disiram air darimana saja tetap tidaklah tumbuh. Bukan benci tapi aku hanya ingin kejelasan apakah diriku salah ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMESTA YANG KU CARI
  • flashback~
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Zidan With Syakira
  • kau bukan rumah
  • Your Love ✔️
  • Imam Untuk Raina (Selesai)
  • Silahkan, Dengannya!
  • DENTING  [Revisi]
  • Jatuh Cinta Diam-Diam

Terlahir dari rahim seorang pelacur bukanlah kemauan Ayesha, namun nyatanya kesalahan yang di perbuat orang tuanya sudah menjadi takdir yang begitu menyakitkan untuknya, tak bernasab dan mendapat kutukan sedari lahir benar-benar menyiksa hidup gadis itu, di tambah kegagalan cinta yang ia alami. Hingga semesta tak sengaja mempertemukannya dengan seorang lelaki bernama Irzan Ghazi El-Fathan, yang berhasil membuatnya jatuh cinta kembali di saat ia tidak ingin jatuh cinta lagi. Namun lagi dan lagi, kisah cintanya kembali di ambang ujian yang besar. Apakah Ayesha dan Irzan berhasil bersatu? "Semesta mempertemukanku denganmu disaat aku tidak ingin jatuh cinta lagi, ku harap kamu benar ingin menetap, bukan hanya sekedar singgah di hati." -Ayesha Nindia Taleetha- "Tidak ada pertemuan yang kebetulan, ini sudah termasuk takdir dari Allah, jika kamu tidak ingin jatuh cinta lagi, maka izinkan saya meminta izin Tuhanmu untuk masuk ke hatimu dan memperjuangkanmu." -Irzan Ghazi El-Fathan-

More details
WpActionLinkContent Guidelines