Ombak Cinta

Ombak Cinta

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2019
Ingat, Jangan coba-coba plagiat!! "Mama...!" teriak dita tidak tahan lagi "Diam kamu,Dit" bentak orang tua itu garang "Tidak! Mama tidak boleh bersikap begitu! " teriak dita berani "jadi kamu membela bocah gembel ini? " wanita itu gusar sekali. "kau... Kau mencintainya? " lanjutnya dengan suara serak. "Iya, Ma, " jawab gadis itu lantang, sama sekali tidak takut menghadapi kemarahan mamanya. "putus...! Mulai detik ini juga kamu harus memutuskan hubunganmu dengan pemuda itu! Titik! " hardik mamanya tidak mau mengalah.. "Tidak bisa, Ma! Mama terlalu memandang rendah kak wisnu hanya dari satu sudut saja tanpa mau melihat yang lainnya. Seharusnya mama salut atas ketegaran Kak wisnu dalam menghadapi tantangan hidup ini. Seharusnya Mama... Mama...! " Dita gelagapan sendiri, tak tahu lagi apa yang harus diucapkan. Napasnya tersenggal-senggal menahan marah.
All Rights Reserved
#8
sinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • MY CADEL - Febri Hariyadi
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • PERIHAL MENGIKHLASKAN
  • Sejenak Luka
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines