Assalamualaikum Imamku

Assalamualaikum Imamku

  • WpView
    Reads 167,849
  • WpVote
    Votes 6,969
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 30, 2018
[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.
All Rights Reserved
#330
penulispemula
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Romansa Cakrawala βœ“
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Pahala Surgakuβœ“
  • π€ππŽπ”π“ πˆπŒπ€πŒ (ON GOING)
  • SERIBU HADITSβœ“
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Imam untuk Gladysaβœ“
  • Ning Salwa!

Asia itu air dan Arhab itu batu. Sekalinya disatukan pasti akan bertubrukan. Menjadi tetangga sekaligus musuh sejak kecil membuat Asia tidak ingin dinikahkan dengan Arhab. Asia sendiri bahkan tidak mampu membayangkan, betapa kacaunya rumah tangga yang akan mereka jalani. Tapi apa daya, kedua keluarga terlalu nekat. Dan yang bisa Asia lakukan pun, hanya menuruti perintah sang Abi. Dari sini, Asia berpikir, sanggupkah dirinya mempertahankan titian penyempurnaan agama yang ia tapaki hingga akhir hidupnya? Apakah dirinya harus bertahan atau pergi meninggalkan? Asia "Sekarang bukan waktunya debat. Kata bunda, kewajiban seorang istri itu menuruti kemauan suami. Kalau lo maunya gitu, ya, sekarang gue turuti." Arhab "Alhamdulillah, sekarang kita lihat, sejauh mana lo bisa layanin gue? Istri idaman!" ⚠⚠Awas Baper⚠⚠ πŸ’Spiritual---Romance 2020 [KIMFIXYFLY]

More details
WpActionLinkContent Guidelines