Pena Rindu

Pena Rindu

  • WpView
    Reads 1,070
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 1, 2021
Lama waktu aku menunggu. Bercengkrama sepi di ruang rindu. Malam, aku ingin berlabuh. Menuangkan tinta pada kanvas yang tak bernoda. Bingung, aku ingin akhiri saja.Tapi, kenapa cerita menantikan dirimu. Hingga semua tak ingin pergi menjauh dalam ruang yang tak pernah mengeluh. Johannes, 2001
All Rights Reserved
#119
sepi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Mother's Favorite Cashier
  • TUHAN YANG MENENTUKAN (END) ✔️
  • Awal tanpa Akhir [END]
  • BILIK PESANTREN-KU
  • Senja Dan Jingga
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • Kisah Dari Mega

"Nak, lihat deh mbak kasirnya." "Cantik ya?!" spontan ibu berucap. Di suatu waktu di tengah antrean menuju meja kasir, ibu yang berdiri tepat di sampingku membisikkan hal tersebut kepadaku. Entah apa maksud dan tujuannya, secara eksplisit memuji kecantikan kasir itu. Aku yang cenderung bersikap apatis, tak begitu menggubris perkataan ibu saat itu dan hanya sekejap mata memandang ke arah kasir yang sedang bertugas itu. Kemudian bergegas melangkah menuju pintu keluar. Tanpa sedikit pun menoleh ke belakang. Namun, tak pernah kuduga sebelumnya. Berawal dari celoteh yang kuanggap biasa di pertemuan selanjutnya. Reaksi yang kuterima justru membuatku terpukau oleh sebuah pesona. • • • Top 5 Rank [06.07.24] - #1 Terindah [16.07.24] - #2 Poem [01.10.24] - #1 Frasa [05.02.25] - #2 Cita [05.02.25] - #3 Poetry [27.03.25] - #1 Dreamer [27.03.25] - #3 Sajak image from : pinterest cover edited by : @nandaruproject

More details
WpActionLinkContent Guidelines