Goresan pena yang terketik

Goresan pena yang terketik

  • WpView
    LECTURAS 933
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Partes 76
WpMetadataReadContinúa44m
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ene 7, 2019
Puisi?sebenarnya Author mulai suka membuat puisi dari sejak kelas 5 sd-sampai sekarang,waktu itu masih zaman nulis di buku, sampai sekarang buku itu pun masih ada.Dan ini untuk pertama kalinya saya mempublikasikan puisi yang saya buat. puisi yang saya buat ini saya beri judul Goresan pena yang terketik,judul ini bukan tanpa arti,tapi sangat memiliki arti.karena benar saya menulis puisi dari goresan pena di buku yang di rangkai, lalu mengetiknya di wattpad.. maaf kalo misalnya jelek dan Saya. senang jika para readers menyukainya Selamat membaca...Dan tinggalkan jejak anda yah.. Jangan mencopas karyaku!! tapi kalo mau harap menyertakan namaku sebagai penulisnya!!😊😊😊😊 Terimakasih
Todos los derechos reservados
#60
hati
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • Gemintang
  • Kacamata Hitam Si Jomblo
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • Mr. Cold
  • Dante, My Angel Eyes
  • Hujan Rinduku (Keluarga, Cinta, dan Impian) ☑️
  • Except You [Completed]

🥀 Zaya dan Fharis tumbuh bersama sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bareng, pulang bareng, ketawa bareng, dan saling tahu segalanya. Namun semuanya berubah sejak satu hari, hari saat Zaya akhirnya berani jujur tentang perasaannya... hari dimana Zaya blak-blakan bilang, "Aku suka kamu." Dan sejak saat itu juga, dunia mereka mendadak hening. Beberapa tahun kemudian, semesta mempertemukan mereka lagi lewat tugas sekolah yang memaksa mereka duduk berdua. Canggung, kikuk, tapi masih ada tawa yang sama. Di tengah hujan, lampu padam, dan tumpukan kertas sejarah, keduanya perlahan menemukan satu hal bahwa beberapa hubungan tidak perlu diulang untuk bisa terasa hangat lagi, bersamaan dengan kenangan yang ternyata tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk "kembali seperti dulu" dan Zaya pikir mereka akan selamanya asing. Tapi ternyata, beberapa cerita cukup berhenti di satu titik titik di mana akhirnya dia bisa senyum dan bilang- "halo lagi." 🌧️ Semua terasa sangat luucu, hangat, dan sedikit menyakitkan, Sampai di titik, "hallo" lagi adalah kisah tentang dua sahabat yang belajar bahwa tidak semua kehilangan harus diakhiri dengan selamat tinggal, kadang juga cukup dengan sapaan kecil yang tertunda. 𓆝 𓆟 𓆞 𓆝 𓆟 ──── ୨୧ ──── zy

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido