Story cover for QUOTES  by rasamaa
QUOTES
  • WpView
    LECTURAS 9,775
  • WpVote
    Votos 277
  • WpPart
    Partes 45
  • WpView
    LECTURAS 9,775
  • WpVote
    Votos 277
  • WpPart
    Partes 45
Continúa, Has publicado ago 03, 2018
Assalamualaikum, 
Afwan jidan!!! 
Ini adalah quote yang ditulis dengan maksud, semoga bermanfaat untuk autor dan kita semua, 
Entah hanya untuk sekedar menghibur atau mengisi waktu luang, tanpa lupa baja Al-Qur'an yah

"banyak waktu yang diberikan, walaupun kita tak setiap hari meminta waktu untuk hidup"

Boleh copas jangan lupa tag wattpad autor @rasama  IG @rasamaa_wattpad Fb @raniputrimazab


InsyaAllah autor update tiap hari yah,, 
Semoga gak berhalangan ???



#AuthorNote :
If you reading this story on any other platform OTHER THAN WATTPAD, You're very likely to be at risk of a MALWARE ATTACK. If you wish to read this story in it's ORIGINAL, SAFE, FORM, PLEASE GO TO ::  https://my.w.tt/BjLgdzveF7
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir QUOTES a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#521puisi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Afwan Yaa Alfathunnisa [End] de yunimatul27
12 partes Concluida
📢 [Rampung, Tamat, End] 📝 Belum Revisi ➡️ Cerita Pertama Blurb: Arul Haidar Al-Qousy. Pria frustasi yang membunuh dirinya sendiri secara perlahan dengan terus-terusan merokok dan meminum minuman bersoda. Sang Kakek yang tak tahan melihat kegilaan cucunya lantas mengirim Arul ke pondok pesantren. Di sana, Arul tanpa sengaja bertemu dengan Almeera Hasna Alfathunnisa. Seorang santri putri yang mengajarinya tentang dua prinsip Jawa dalam mensyukuri hidup, 'memayu hayuning bawana' dan 'urip kuwi urup.' 'Witing tresna jalaran saka kulina.' Mereka yang memiliki hobi yang sama, membuat mereka sering berjumpa. Lalu kebiasaan itu menumbuhkan gejolak cinta di antara keduanya. Namun sayang, ketika benih cinta di antara keduanya telah mengakar kuat dalam inti jiwa, Sang Maha Cinta lantas menguji. Ketika Sang Kiai pondok pesantren sakit, Arul mengetahui fakta bahwa Nisa ternyata adalah seorang kaum ningrat pesantren, Nisa adalah putri tunggal kianya. Sang Kiai yang takut akan masa depan pondok pesantren pun, lantas menjodohkan Nisa dengan salah satu Gus ningrat pesantren pula. Lalu, bagaimanakah sikap Arul dalam menghadapi fakta itu? Apakah ia akan mundur perlahan karena merasa tak pantas? Ataukah ia akan tetap memperjuangkan cintanya? Sekalipun, ia masih jauh dari kata Imam Masa Depan. In syaa Allah dilengkapi dengan: 📎Puisi 📎Wawasan keislaman 📎Serba-serbi Bahasa Jawa Mugi bombong ing penggalih panjenengan 😇 History Rank : #1 in cinta (19/06/2021) #2 in remaja (19/06/2021) #2 in pesantren (19/06/2021) #4 in islami (19/06/2021) #5 in poetry (21/06/2021) #6 in quotes (20/06/2021) Komentar mereka tentang Afwan Yaa Alfathunnisa ada di dalam chapter 😊
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Akhir Kisah [SELESAI] cover
Lathifa [END] cover
Ruang Rasa cover
Takdirku Untukmu (END) cover
Assalamu'alaikum Cinta [END] cover
Afwan Yaa Alfathunnisa [End] cover
Dibawah Hujan [END] cover
[1] Salah Khitbah [TAMAT] ✔️ cover
Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔ cover
REGATHAN [END] cover

Akhir Kisah [SELESAI]

32 partes Concluida

Romance-spiritual Ambil baiknya buang buruknya, yahh:) Boleh banget kok kalau mau Follow akun Wattpad ini. Dengan senang hati di persilakan. Kalau berkenan mampir juga ke Ig : @nr_aida28 ****** Setiap orang memiliki kebahagiaannya sendiri. Ada sosok yang menjadi alasan untuk sebuah kebahagiaan. Mungkin dunia akan terasa berakhir bila orang yang menjadi alasan kebahagiaan itu menghilang. Tidak ada yang tahu.. Dibalik dari sebuah senyuman dan semangat ada 'dia yang menjadi alasannya. Hari-hari yang terlewati akan menjadi lebih berwarna karena' dia. Walaupun Candaan yang dilontarkan terdengar tidak lucu namun cukup membuat kita bahagia. Tidak ada yang tahu akan bagaimana akhir kisah setiap kehidupan manusia didunia ini. Hanya saja tersimpan satu harapan semoga Tuhan tetap menghadirkan seseorang yang sangat berarti dalam hidup kita. Selalu berada disisi kita. Membimbing langkah kita menuju Surga-Nya. Dan seandainya kelak kita kehilangan seseorang tersebut, semoga Tuhan memberikan ketabahan untuk menerimanya. Namun, tetap saja tidak ada yang siap dan sanggup untuk sebuah kehilangan. ****** Don't Copy My Story!! Berani plagiat, harus berani bertanggung jawab di hadapan Allah kelak di akhirat. Copyright ©2020 NrAida28 Publish :18 Agustus 2020 Finish : 07 Maret 2021