RANGKAIAN AKSARA

RANGKAIAN AKSARA

  • WpView
    Leituras 80,284
  • WpVote
    Votos 2,767
  • WpPart
    Capítulos 94
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, mar 9, 2021
Tau apa kau soal berjuang? Mengerti apa kau tentang penantian? Jika selama ini kau palingkan perasaan, kau datangkan kekecewaan. Dan aku, aku masih berusaha, berusaha untuk terus bertahan tapi pesakitan yang telah kau lukiskan untuk ke sekian mungkin menjadi akhir dari penantian. Aku tau aku mencintaimu, tapi aku seperti terbelenggu dalam kebodohan. Bahkan respon yang kau berikan tak sesuai dengan harapan. Aku yang selama ini disampingmu saja tak pernah kau pandang. Tetapi dia, dia yang justru hanya datang saat bosan malah lebih kau agung agungkan. Baiklah, terimakasih karena telah mengajarkanku tentang segala rasa, rasa yang tak seharusnya dipertahankan. Terimakasih karena telah mebuatku percaya mencintai tanpa memiliki sesakit ini.
Todos os Direitos Reservados
#1
diujungsenja
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Reinata
  • Langit.
  • Be My Husband [REVISI]
  • Jodoh Pilihanmu, "Dia Yang Terbaik" (TAMAT)
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • SEMESTAKU
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • The Velvet in Love ( Selesai )
  • Cerita Tentang Zeeya
Reinata

Kau ingat saat kau bercerita tentang luka lamamu? Saat itu, aku begitu simpati padamu. Aku merasa kita memiliki kesamaan, kita pernah merasakan sakit yang sama. Aku pikir kita bisa saling menguatkan, saling menyembuhkan luka. Namun, kenyataannya jauh dari ekspektasiku. Kau justru mengulangi kesalahan yang sama, menusukku di tempat yang paling rapuh. Aku tidak menyangka kau akan melakukan hal seperti itu. Kau telah menggores luka lamaku lebih dalam lagi, dan kali ini, aku tidak yakin bisa sembuh seutuhnya. Aku ingat betul bagaimana kita mulai. Aku membuka hatiku untuk memulai kembali bersamamu, menceritakan segala rahasia dan mimpi-mimpiku. Aku pikir kau adalah tempat yang aman untukku berbagi segalanya. Namun, naifnya aku, ternyata kepercayaan yang kubangun begitu mudahnya runtuh di tanganmu. Kau mengkhianatiku dengan cara yang paling menyakitkan, menusukku di saat aku paling lemah. Luka yang kau berikan jauh lebih dalam dari yang pernah kubayangkan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo