Mimpi-Mimpi Aleana

Mimpi-Mimpi Aleana

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Agt 3, 2018
Esok adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Aleana, hari kelahirannya, di hari ulang tahunnya yang ke 17 tahun ini, Aleana hanya ingin satu permintaannya dikabulkan. Berharap Sang Penguasa Semesta mendengar doa miliknya, Aleana mengangkat kedua tangan, menatap langit-langit malam yang dipenuhi bintang, mendongak. 'Aku ingin selalu mengguratkan senyuman disetiap mimpiku'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Secercah dari Segalanya
  • Because i'm alone
  • Kill The Tyrant
  • STARLIT REVERIES
  • Putih (Karena Kau Begitu Berarti)
  • Dandelion Birthday
  • The  Replacement Lady (End)
  • LAZY GIRL
  • 07.12

Asraea Thalassa, berparas menawan dengan kekejaman tingkat tinggi─ sang pembunuh yang hanya mencabut mata korbannya, membuat dirinya dijuluki sebagai Eye Plucker. Selain menjadi Eye Plucker, Asraea juga menyembunyikan statusnya sebagai simpanan sang pebisnis. Lantas bagaimana jika Asraea tewas dan terpaksa menempati raga seorang gadis remaja yang masih duduk di bangku menengah atas? "Balaskan dendamku, Kak. Aku mohon," Rhea Amorelle Marquette, sosok yang terbuang di keluarga Marquette. Menyimpan luka sendirian sejak kecil, yang akhirnya tewas dengan tidak adil. Rhea memiliki satu permintaan yang mencekalnya ke akhirat, ya .... Dendam dan amarah yang belum terselesaikan. Karena itu, dia memohon pada jiwa Asraea untuk menepati raganya dan membalaskan dendamnya pada keluarga Marquette. Keseruan apa yang akan terjadi? Apakah Asraea akan mencabut satu persatu mata dari anggota keluarga Marquette? Sebagai bentuk pembalasan dendam raga yang ditempatinya atau bermain-main dengan penyiksaan yang membuat mereka ingin mati secepat mungkin? *** "Tampan," "Aku sudah mendengarnya terlalu sering," "Maka jadikan aku pasanganmu," *** Tidak hanya tentang pembalasan dendam, cinta yang sebenarnya pun akan dimulai. Antara Asraea dengan seseorang yang tidak pernah gadis itu duga sebelumnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan