drestanta

drestanta

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing55m
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Nadia adalah gadis remaja yang sekarang kuliah di salah satu Universitas di kota Bandung. Dia dikenal sebagai anak yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman yang lebih didominasi oleh laki-laki dibandingkan dengan teman perempuan. Namun hingga saat ini ada satu hal yang membuat nya masih enggan untuk memiliki pacar. Semua cerita ini adalah fiksi semata. Dan apabila ada tokoh yang mirip mungkin itu suatu kebetulan.
All Rights Reserved
#358
kuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAKITI AKU! [ ✅ COMPLETED ]
  • The Light We Walk Toward
  • Sumandak Si Jejaka Russia
  • 𝐌𝐫𝐬.𝐑𝐢𝐲𝐲𝐚𝐝𝐡 𝐙𝐚𝐲𝐲𝐡𝐝𝐢𝐭𝐡 : 𝐇𝐢𝐬 𝐋𝐞𝐠𝐚𝐥 𝐖𝐢𝐟𝐞 [✓]
  • Tak Pernah Terungkap
  • Milik Tuan Megat [𝒞 ]
  • MY AYDEN DARHWISH [C]
  • Lelaki Itu Takdirku

"Sampai bila nak jadi macam ni, Noa?" Tanya papa nya. Jejaka itu hanya berdiam diri, tidak mengendahkan nasihat dan teguran daripada papa nya. Lelaki berusia menarik bahu sasa anak nya daripada belakang dan memberi satu tumbukan padu di pipi Noa Zayne. "Papa!" Marah Noa. Lelaki tua itu tayang wajah garang membuatkan Noa tidak berani untuk meneruskan kata kata nya. "Mark my word. Berubah, atau kau hilang segala gala nya." Lelaki berusia itu terus meninggalkan anak lelaki nya yang menahan sakit dan perit akibat tumbukan sebentar tadi. Apa yang membuatkan lelaki berusia itu tidak berpuas hati dengan Noa, anak tunggal nya sendiri? Apa rahsia yang Noa Zayne sembunyikan? 📝📝📝 Ivy luna yang baru selesai menunaikan solat subuh mula menadah tangan. "Ya Allah Ya Tuhanku. K-kenapa Ya Allah? K-kenapa... Kenapa kk-au uji aku sampai macam ni sekali Ya Allah? Apa dosa aku? Apa salah aku? Jentik lah hati ku Ya Allah untuk bagi aku sedar supaya aku tidak tersasar ke arah jalan yang salah." Usai mengaminkan doa nya, Ivy Luna terbaring longlai di atas sejadah dan memejamkan mata. Nak tenangkan hati daripada segala kecelaruan yang berlaku. Semangat nya hilang, senyuman nya semakin pudar di bibir merah delima itu. "Sakitilah aku jikalau itu yang membuat diri mu terasa bahagia." - Ivy Luna -

More details
WpActionLinkContent Guidelines