perjalanan Menjadi Programmer

perjalanan Menjadi Programmer

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 4, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Jangan pernah bandingkan seorang Programmer dengan orang lain, karena mereka punya cara pandang yang berbeda. Menjadi programmer bukanlah hal yang mudah Seorang Programmer dituntut untuk bekerja keras guna mencapai target yang diinginkan Makan tanpa Minum itulah ibarat nya jika menjadi Programmer
All Rights Reserved
#4
coding
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebatas Mimpi
  • Gus bucin itu milik deyna!! ||end
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • PINK & BINARY
  • Prontagonis Or Antagonis? {REVISI}
  • The Altering Summer
  • SATRIA (End)
  • Oh My Genie!✔
  • Don't judge people by their physical appearance

Cinta itu sederhana. Cinta itu rumit. Cinta itu tergantung apa yang ada di dalam kepalamu. Cinta itu bisa jadi apapun yang kamu mau dan apapun yang kamu tidak mau. Cinta itu sebaiknya mampu menjadi satu perkara yang bisa menyatukan dua kepala menjadi satu yang saling memahami, cinta sebaiknya mampu menjadi perantara yang bisa menyebabkan dua kepala yang berisi banyak perbedaan menjadi satu yang akan saling mengerti dan memahami satu sama lain, entah itu saling menutupi perbedaan yang ada atau mungkin saling meredam ego masing-masing, saling mengisi kekurangan dan mempersatukan segala hal yang mungkin mampu untuk disatukan. Menguatkan satu sama lain, atau mungkin bisa menjadi obat dan penawar bagi satu sama lain. Juga sebagai seseorang yang mungkin akan menemanimu melawan segala rasa takut, terutama takut akan terluka yang dalam. Cinta mungkin mampu membuatmu menjadi seseorang yang kuat dan juga rapuh dalam waktu yang sama. Cinta bisa menjadi apapun yang kamu mau dan apapun yang kamu tidak mau. Tidak percaya? "tentang cinta yang menjadi rasa takutmu; yang mengejan dalam mimpimu; yang sengit dan selalu menikammu; yang setajam kebencianku padamu; yang tlah memaksamu membunuh; yang mengejar dan terus mengikatmu:"

More details
WpActionLinkContent Guidelines