Zona Friendzone

Zona Friendzone

  • WpView
    Reads 878
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 3, 2019
Ini cerita tentang Alanza Qwuerira. Semenjak hubungannya dengan Galvin Keandre anak XI IPA-4 berakhir, hati Alanza menjadi kosong. Seperti tidak punya hati rasanya. Tetapi, saat hadir sahabat barunya yaitu Devian alston yang membuat hari-hari Alanza menjadi lebih berwarna. Bahkan kebahagiaan datang berturut-turut. "Gue pengen bahagia selalu ya tuhan.." eits, tidak sampai situ. ternyata ada cerita dibalik hubungan Alanza dengan seorang goal keeper ini. Masalah hati juga semakin rumit dibuatnya. Dilema?Konflik? datang menyambutnya dengan senang hati saat itu juga. "oh tuhann.. gue harus bersikap gimana buat menyelesaikan masalah inii.. gue takut.. kalo langkah yang gue ambil salah dan berujung dengan karma" ucap alanza memohon. Mau tau kelanjutannya ?? read storynya ya happy reading guys :)
All Rights Reserved
#99
devian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • Love Letters [END]
  • Zeefazka
  • Alleina (End)
  • Alanna(On Going)
  • ALTAN DAMETRA
  • Eavesdrop [TAMAT]
  • EAGLE [ON GOING]
  • Trauma

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines