My Different Boy

My Different Boy

  • WpView
    Reads 2,953
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 12, 2021
Sapu tangan kecil itu merubah segalanya menjadi lebih rumit. Mereka mengisi hidupku, seperti warna-warni yang menghiasi kain putih bersih. Namun, mereka pula-lah yang merusak semua warna yang indah,dengan satu coretan hitam yang memanjang dan mulai abstrak,menambah warna hitam yang lain dan menorehkan banyak luka tanpa bius disana. "Kalian adalah luka yang tak diundang, dan luka yang sulit kupendam" -BTS . . . 'hope you can enjoy my story'
All Rights Reserved
#155
kimnamjoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • June | PJM
  • Assalamu'alaikum Seoul The Series (Complete)
  • A MISSION AND BROTHER'S
  • I Just Want Your Presence
  • HOME (Kim Taehyung) END
  •  Your Face Is Mine [✓]
  • Jarak & Duga (RM)
  • Scratch Wounds
  • STRANGERS ; fangirl
  • Take Me Away-death

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction

More details
WpActionLinkContent Guidelines