Indah Walau Gelap

Indah Walau Gelap

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 11, 2018
Senyuman terus merekah diwajahnya yang teramat cantik. Berjalan satu demi satu langkah ia lalui, menyapa dengan ramah setiap kali bertemu dengan tetangga. Karena tidak berhati-hati Sarina hampir jatuh ke tanah yang licin dan basah karna sehabis hujan itu. Hampir. Kalau saja Sarina tidak cepat ditangkap oleh tangan kekar seorang pria. Pria itu menatapnya intens, mengamati setiap inci wajah Sarina yang cantik. Bibirnya yang tipis dan terlihat lembut, amat menggoda. Hidung yang bangir, dan mata yang.. melihat kekosongan? Sarina terkesiap dan langsung berdiri tegak. Ini kesekian kalinya ia ceroboh karna tidak berhati-hati. Sarina berterimakasih pada pria itu dan mengulurkan tangan ke samping pria itu. Pria itu mengerutkan kening, "Ayo kita kenalan! Aku Sarina Faisya, kalau kamu?" Pria itu mengambil tangan Sarina yang terulur, mengaturnya agar lurus kehadapannya dan menyambut tangan itu lembut, "Sagara Adrian." 2018 Agustus.
All Rights Reserved
#21
liebe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diantara Kalian
  • [End] Behind The Color
  • Little Strawberry Girl
  • The Fault
  • Fate In You (COMPLETED)
  • F A K E ? [End]
  • 𝑬𝒑𝒊𝒍𝒐�𝒈𝒖𝒆 𝟎𝟎'𝒔 (ᴏɴ ɢᴏɪɴɢ)
  • SKRIPSUIT  ✔
  • EVANESCENT || END✔
  • BEFUDDLES (SELESAI)

"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)

More details
WpActionLinkContent Guidelines