Story cover for Twenty six by ShintiaNingrum
Twenty six
  • WpView
    LECTURES 1,076
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Chapitres 52
  • WpView
    LECTURES 1,076
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Chapitres 52
En cours d'écriture, Publié initialement août 04, 2018
"Kita memang udah harus akhirin semuanya Al" Reza mengangkat wajah Alya yang sudah di banjiri oleh air mata.

"Tapi kenapa? Karena ada perempuan lain?" Entah mendapat kekuatan apa, akhirnya Alya berbicara walau terbata

"Nggak ada, aku cuma nggak mau kamu kecewa"

"Kamu jahat Za!" Alya menutup wajahnya sambil menangis, dengan sigap Reza mencoba menenangkannya.  

"Kita simpan cerita ini dalam-dalam, cerita yang akan selalu terekam di ingatan. Bahwa dulu kamu dan aku pernah menjadi kita, kita yang mempunyai banyak mimpi, mimpi untuk terus bersama, walaupun kita nggak bisa wujudin mimpi itu. Dan satu hal yang perlu kamu ingat, jangan pernah benci aku karena hal ini, tapi benci akan perpisahan ini"
Tous Droits Réservés
Table des matières
Inscrivez-vous pour ajouter Twenty six à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Because I Love You (The End), écrit par Khudaifa21
31 chapitres Terminé
The Ocean Cafe napak ramai seperti biasanya. Tempat itu selalu dijadikan tongkrongan oleh para muda mudi untuk melepas lelah atau bahkan untuk menghabiskan waktu bersama sang kekasih. Termasuk pasangan yang sudah duduk saling berhadapan selama lima belas menit disana, namun tak satupun membuka suara. Hingga kemudian seorang lelaki dari pasangan itu memulai pembicaraan sepuluh menit kemudian. "Kita akhiri saja semuanya sampai di sini," lelaki bertubuh jangkung itu mengucapkan kata-kata itu dengan tegas kepada seorang wanita di hadapannya. "Apa maksud kamu?" wanita yang mengenakan dress berwarna pink soft itu bertanya kepada lelaki di hadapannya. Bukan karena ia tidak tahu maksud pernyataan yang dilontarkan sang lelaki, namun lebih pada ia tak ingin menerima keputusan yang dibuat oleh lelaki itu. "Kita putus," ujar sang lelaki lagi. "Kenapa? Apa aku berbuat kesalahan?" tanya sang wanita. "Ya, sejak awal kamu tahu bahwa hubungan diantara kita tidak akan berhasil. Aku mengiyakan untuk menjadi kekasihmu hanya karena desakan orang tuaku. Dan kamu tahu itu bukan keinginanaku...," ujar sang lelaki. "Tapi, tidak bisakah kita tetap mempertahankan hubungan ini. Tidak bisakah. Aku mencintaimu Abhi...," "Kamu egois Nara. Kalau kamu benar mencintai aku kamu harusnya melepaskan aku, bukan mengurungku seperti ini," ucap sang lelaki. "Lalu aku harus apa Abhi...?" tanya Nara kepada lelaki yang di panggil Abhi itu. "Mari kita akhiri hubungan ini. Bilang pada orang tuamu kalau kita sudah tidak cocok lagi," ujar Abhi kepada Nara. Nara hanya terdiam, ia menghela napasnya. Baginya Abhi adalah segalanya, namun berbeda halnya dengan Abhi. Bagi Abhi, Nara adalah penghalang. Penghalang hubungannya dengan Zoya dan juga semua mimpi-mimpinya.
Z A L E R A , écrit par Novel_fs
55 chapitres Terminé Contenu pour adultes
" Masalahnya playboy itu jabatan yang udah melekat sama gue "- alzi menarik dagu Vera mendekat padanya hingga jarak keduanya terkikis. Vera mundur selangkah agar jarak keduanya tak begitu dekat, namun sebelum melakukan itu alzi sudah lebih dulu menarik pinggangnya posesif hingga membuat keduanya saling bertatapan, " Ya bukan gue juga target lo selanjutnya "- " hmm, cantik "- puji alzi sambil mengusap keringat yang ada di pelipis gadis itu. " Lepasss! "- sentak Vera berusaha menjauh dari alzi. Cinta? Aku pernah mencintai mu sedalam lautan, namun kau sama sekali tak pernah peduli. Tapi disaat aku meninggalkan mu, kau baru menyadari apa itu arti Cinta yang kuberi. Aku tak pernah membencimu padahal kau berulang kali menyakitiku, aku tetap menyayangimu walau kau tak pernah mengetahui hal itu. kau penyakit sekaligus obat atas luka tersebut. Miris? Memang hidupnya sangat lah miris, banyak orang yang dekat dengannya, namun tak banyak yang tau apa masalah hidup yang dihadapi. Kesabaran adalah kunci utama dalam menjalani hidup ini, kemarahan hanya bisa disimpan sendiri, tak ada yang bisa mengerti kecuali dirinya. " Apa papa pernah mikirin gimana perasaan aku?"- " Aku juga capek pa, aku pengen hidup bebas kayak yang lain, aku pengen bahagia pa, apa cuma aku yang harus punya hidup semenyedihkan ini?"- Hatinya teriris, otak nya penuh dengan pikiran - pikiran berat, ingin sekali ia berteriak pada semua orang jika dirinya sedang tak baik - baik saja, namun ia harus tetap dipaksa untuk tersenyum.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 7
Hitam Putih Abu-Abu [completed] cover
INI CINTA BUKAN BENCI cover
No Longer Mate cover
Because I Love You (The End) cover
Just Friend, not more [COMPLETE!✔] cover
Z A L E R A  cover
Stolen Before Fallen cover

Hitam Putih Abu-Abu [completed]

13 chapitres Terminé

Sejak pertemuan pertama mereka, Farhan sudah memberitahu agar Khanza lebih baik tidak mengingatnya. Tapi sosok Farhan yang misterius di mata Khanza tidak bisa menghentikan gadis itu untuk tertarik padanya, pada kepribadiannya, atau pada masa lalunya. Tatapan dingin itu menyimpan sesuatu yang mengerikan. Satu persatu kenyataan tentang masa lalu Farhan pun terungkap. "Tetaplah seperti ini Za. Aku ingin kamu terus ada di sisiku." Permintaan yang terdengar egois memang, namun Khanza bisa merasakan ketulusan dari suaranya. Ragu-ragu Khanza tetap membiarkan Farhan seperti ini. Perasaan aneh itu muncul lagi. Ia mencoba meraba detak jantungnya. Perasaan macam apa ini? Khanza mulai merasa ini tidak wajar. Yang ia tahu saat ini, hanya betapa Khanza semakin ingin menjaga Farhan dan menghapus segala kesedihan dari mata itu. ©buku ini telah terbit oleh Pena House Cetakan pertama Desember 2015