Special
  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Jadi gimana kerja sambilan loe Jaa? Trus tugas loe aman kan? Ehh ... btw lo ikut kan, ujian mid?" tanya, Kak Jijah, tiba-tiba. Mampu membuat moodku hilang seketika. Jelas. Sekarang aku sedang sangat-sangat malas membahas hal itu. Karna tujuanku kesini untuk melupakan sejenak masalah dunia. "Udalah skip ... gue males bahas yang itu!" Ujarku dingin. Membuat Diva, Iffana dan Kak Jijah terdiam. Hening. Sore yang indah dengan lalu lalang kendaraan yang teramat riuh. Aku kembali tenggelam dalam alunan yang memekakkan telinga itu. Entahlah, aku juga sedang bingun saat ini. Aku juga sedang bertanya-tanya tentang diriku. Seperti mereka yang disana selalu menanyakan keadaanku. Yang selalu menghawatirkanku. Tapi apalah dayaku, hidupku sendiri saja aku tak tau bagai mana rencananya. Aku punya jadwal harian, aku pun punya alarm kedisiplinan. Namun sedang tak punya arah tujuan. Hanya Allah! Hanya Allah subhanawata'ala sebagai penentu, Alquran sebagai pedoman, dan Sunnah Rasulullah sebagai petunjuk. "Jaa ...." Lamunanku seketika dibuyarkan oleh gebrakan meja yang pelakunya adalah Iffana. "Hah? Gimana? Gimana?" tanyaku linglung. "Ya ampun Pujaaa ...." teriak Iffana membuat telingaku yang tadi masih menggelegak sekarang meledak. Ahh aku emanga lagi oleng yah!
All Rights Reserved
#358
cita-cita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Air Mata Cinta
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • KHALISA🖤
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Gus Bara

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

More details
WpActionLinkContent Guidelines