MY CLASSMENT

MY CLASSMENT

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 4, 2018
Kelas gue setiap harinya selalu berisik dan sangat terkenal. Terkenal dalam prestasi? Bisa dibilang begitu. Tapi, kelas gue lebih terkenal sebagai 'Bad Class'. "Kalian kelas unggulan, terpandang, dan pintar -pintar. Tapi, sayang kalian semua berisik!" Bagi kami semua guru itu sangat membosankan dan orang yang sok bisa. Kelas kami berisik, banyak anak -anak yang bolak -balik BK, Dan ada juga yang sering bertemu dengan Waka Kesiswaan. "Kita bukannya goblok. Tapi, mereka aja yang ngeremehin kita duluan." Ujar Gilang, enteng. "Buat masalah si keinginan kita. Tapi, kalau udah di buat jengkel kayak gitu mau gimana lagi? Walaupun gue bukan psikopat tapi hasrat membunuh gue tinggi seketika." Kenan menatap sinis guru BK itu. Dan entah apa yang sudah di tentukan oleh takdir. Seorang anak laki -laki datang ke dalam kelas kami sebagai anak baru. Kalau saja dia gak muncul mungkin gue gak bakal ngubah diri ... Mungkin kalau dia gak pura -pura selama ini, gue sudah usir dia dari kelas ini .... Ini cerita tentang problem di dalam kelas dan Bad Girls. Jadi, bersiaplah untuk ikut bergabung dalam masalah di kelas mereka. Genre : Random (Acak)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • The Special Class
  • Kelas A [End]
  • No Longer Mate
  • SYAKILA
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • My Friend and My Bestfriend
  • An Older Sister
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines