The Power of GRIP

The Power of GRIP

  • WpView
    Reads 647
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 21, 2019
"... Aku cuma cewe yang sekarat! Kamu berhak bahagia.. Dan itu bukan denganku!" teriak Audia melepas genggaman Fajar. Lalu pergi begitu saja dengan Reihan. Audia menangis sejadi-jadinya di pundak Reihan. Pria itu tidak mampu berkata apapun setelah apa yang terjadi tadi. Dia membiarkan gadis itu menangis dipundaknya. * * * Audia Hanania Wijaya. Gadis supel berparas manis yang tidak pernah terlihat kesedihan di matanya. Terlahir di keluarga Wijaya yang memiliki segalanya. Kehidupannya terlihat begitu sempurna. Memiliki keluarga, sahabat dan masyarakat yang begitu menyayanginya. Tapi kenyataannya tiada kehidupan yang sempurna di dunia ini. Tidak ada, termasuk hidup Audia. Dia harus menerima kenyataan kalau dia mengidap kanker otak yang bisa membunuhnya kapanpun. "Aku ingin hidup meski itu akan membunuhku" kata itu dan genggaman erat dari keluarga serta sahabatnya, yang menyulap gadis itu menjadi kuat dan sangat di cintai oleh orang terdekatnya dan masyarakat. Jiwa sosial yang tinggi, mimpi yang besar dan keras kepalanya itu membuatnya bertahan. Namun dia harus meninggalkan Cinta demi untuk membuat orang yang dia Cintai tetap bahagia. Walau bukan bersamanya. Dia slalu merasa, hidupnya akan segera berakhir. Dan orang yang mencintainya harus tetap tersenyum. Bagaimana kisahnya? Mari kita saksikan bersama.
All Rights Reserved
#488
kanker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELIO [ end ]
  • Raina Maramitha
  • Tak Sejalan
  • Waktu?
  • Empty | 00L NCT Dream
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • MAVAKA
  • RAVEN [ ✔ ]
  • ALISYA &Alvaro

BUKAN BL!!!! "Ma, kenapa cuma masak seafood?" "Iya, soalnya Nio lagi pingin seafood," *** "Papa, Lio bisa minta tolong buat anterin Lio ke sekolah nggak?" "Papa nggak bisa Lio, papa harus antar kakakmu check-up," *** "Kak Jean, bisa temenin Lio tidur nggak? Lio takut," "Kakak nggak bisa, kakak harus temenin Nio, dia lagi sakit, kamu jangan manja, udah besar juga!" *** Ini tentang Elio Deanendra Wijaya yang harus selalu mengalah dengan dunia. Ia yang harus selalu baik-baik saja disaat jiwanya semakin rapuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines