Goresan Pena

Goresan Pena

  • WpView
    LECTURAS 14,111
  • WpVote
    Votos 714
  • WpPart
    Partes 100
WpMetadataReadConcluida jue, jul 11, 2019
Bukan apa-apa, hanya perwakilan dari isi hatiku saja. Mulutku yang cenderung diam walau sebenarnya hatiku sedang meronta-ronta ingin di dengarkan. Bibirku yang tersenyum pedih saat melihat kau bersama seseorang yang ternyata bukan aku. Dan.. aku harap kalian menyukainya.
Todos los derechos reservados
#993
galau
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Indonesian Poetry
  • 1000 Syair Puisi Jalanan
  • Menanti dalam istiqomah
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Air Mata Cinta
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)

Biarkan puisi-puisiku berbicara. Secukupnya, bukan untuk selebihnya saat bicara bukan lagi menjadi keharusan. Bicara bukan keahlianku, dan menulis sudah menjadi rutinitas ku. . Banyak orang yang membaca puisi ini lalu menyukainya. Namun sedikit orang yang paham akan makna didalamnya. . Selamat membaca. Selamat membaca himpunan aksara absurd yang kelewat absurd ini. Semoga kamu sangat menikmatinya. Menghayati, tenggelam dalam lautan aksara😊. . Happy and enjoy!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido