You, Me, & Sunset.

You, Me, & Sunset.

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 10, 2018
Coba sebutkan satu kata saja yg menggambarkan tentang matahari terbenam. Indah, itu kata yg akan aku berikan padanya. Aku jatuh cinta pada matahri terbenam. Jika ada yg bertanya padaku apa yg paling indah didunia ini, tentu saja jawabanku hanya satu, matahari terbenam. Saat dimana matahari pamit dan mulai menutup hari. Saat dimana matahari berkolaborasi dengan awan, membentuk gumpalan-gumpalan jingga yg menawan. Saat banyangan matahari terpampang jelas diluasnya lautan. Disitu kamu bisa melihat, Bagaimana indahnya matahari terbenam. Ada lagi satu fenomena alam indah yg aku sukai. Kamu tau? Pelangi. Aku juga suka pelangi. Suka pada warna-warna-nya. Tapi aku tidak suka saat pelangi pergi. Dia perfi tiba-tiba bukan? Tak memberi sedikitpun tanda-tanda kalau dia akan hilang. Hilang, dan ntah kembalinya kapan. Berbeda dengan matahari. Ia pergi namun memberi pertanda yg amat indah, dan berjanji bahwa besok akan datang lagi. Tau kenapa aku suka matahari, terlebih matahri terbenam? Aku suka hangatnya, aku suka warnanya, aku suka bentuknya dan aku suka segalanya. Banyak hal-hal dalam hidupku yg terjadi saat matahari terbenam. Saat dimana aku sadar kalau aku tak sendiri. Saat orang-orang yg aku sayangi datang menghampiri, Saat dunia yg mengucilkanku menjadi pelindungku. Yg paling penting, saat dimana cinta sejati hadir dalam hidupku. Publish Happy Reading!
All Rights Reserved
#367
reina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • a RAINBOW
  • Bianglala
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • ʟᴏᴠᴇ ɪɴ ꜱɪʟᴇɴᴄᴇ
  • Langit dan Cahayanya

"Tentang cinta yang datang, pada titik pertemuan yang tak pernah direncanakan." ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ Rama dan Aida, dua orang insan yang tak sengaja bertemu, ketika takdir sedang mempermainkan keduanya dalam tabu. Tabu yang tak pernah mereka sadari. Tentang rumah yang rusak, cinta pertama yang retak, dan dunia yang seolah tak pernah berpihak. Hingga di sebuah titik pertemuan itu, mereka terjerat dalam sebuah perasaan yang tak pernah mereka sadari, tak terlihat, bahkan tak sempat terucap. Perasaan asing yang membingungkan, melelahkan, namun juga ikut menguatkan. Seolah obat, yang mampu mengeringkan luka lama akibat kekecewaan, kerinduan, serta ketidakberdayaan. Ya, sebuah cinta telah hadir disetiap inci hati mereka. Memberikan getar dan degup yang belum pernah dirasa. Namun disaat yang bersamaan, takdir kembali membuka permainannya. Mengusik masa lalu hingga perlahan menorehkan luka baru, dikedua hati yang baru saja merasakan cinta. Apa yang akan mereka lakukan? Apakah mereka tetap akan mempertahankan perasaan yang perlahan membesar itu? Atau malah terperangkap dalam permainan takdir yang didasari oleh masa lalu yang kelam? Mari kita lihat bersama! ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ "Aku, menemukan mata Bunda dikedua matanya. Namun sepertinya, takdir tak mengizinkannku untuk terus menatap netra itu sepanjang nyawa." -Rama Kanziano Azrandra "Dan pada akhirnya, hidup hanya tentang datang dan pergi, mengenal lalu melupakan, serta bahagia kemudian terluka. Bukankah seperti itu cara kerja dunia?" -Andana Raidani Putri Update: Hari tidak tentu tapi 1 minggu update 2 kali

More details
WpActionLinkContent Guidelines