AZKANYA
  • WpView
    Reads 6,886
  • WpVote
    Votes 290
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2020
Anya. Gadis cantik nan polos berusia 17 tahun. Si bawel penyuka martabak keju, yang sangat anti dengan kata membaca. Niatnya untuk menggagalkan penggusuran panti, membuat Anya akhirnya bertemu dengan Azka, pria tampan yang ternyata adalah pimpinan dari penggusuran itu. Meski dipertemuan pertama sempat terjadi salah paham diantara mereka, namun seiring berjalannya waktu, Azka dan Anya pun memutuskan untuk menikah. Penasaran gimana kelanjutannya? Tunggu apalagi? Yuk, langsung aja dibaca :'') . . Amazing cover by @rikakurnia11
All Rights Reserved
#156
ceritaanaksma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI
  • IDOLA GAMBUS - Bingkai Rindu Alkahfi
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • Azka (END)
  • Our Journey To Love
  • ARESHYA [End]
  • Marcelino Atmajaya [sweet but psycho]
  • My Sweet Imam [SELESAI]

Follow dulu sebelum baca!! . . Jangan jadi pembaca gelap! . . Berawal dari pertemuan tak sengaja di salah satu instansi perusahaan di Jawa Timur. Izzaana Shabirah Zalsabila, sering dipanggil Aca. Gadis manis yang memiliki sejuta keunikan dalam dirinya. Sedikit bicara, lebih menyukai sepi juga sendiri. Bahkan ketika libur kerja tiba, dia hanya bergulat di kasur kesayangannya. Bukan malas, memang tidak ada hal yang harus dikerjakan. Untuk sekedar keluar rumah pun harus mengumpulkan niat yang cukup. Harus berdandan, ganti baju, bahkan mengeluarkan sepedah dari garasi. Melelahkan sekali, bukan? Seketika kehidupannya berubah, sejak awal pertemuannya dengan lelaki yang dipuja banyak wanita. Siapa lagi dia kalau bukan Muhammad Abidzar Zayan ar-Raafiq. Lelaki tampan dengan sejuta pesonanya. Wibawanya, ketampanan parasnya, juga ketaatannya pada agama yang dianutnya. Hingga tak sedikit yang memanggilnya pak ustadz, Maa syaa Allah. "Gimana mbak produknya banyak yang jelek." "Nggak papa mas, namanya juga masih baru. Samean tenangno dulu hatine samean sama banyak-banyak shalawat biar produknya bagus, cacatnya dikit." "Tenang aku mbak kalo deket samean." Boommm.. malu kini yang dirasa. Jika saja Aca tidak memakai masker, terpampang jelas sudah wajah merah bak kepiting rebus itu. Lanjut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines