SWEET BITES

SWEET BITES

  • WpView
    Membaca 339,621
  • WpVote
    Vote 18,836
  • WpPart
    Bab 64
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 4, 2025
Liliona tak percaya dengan perasaanya sekarang! ia bahkan menyukai anak dari bos nya sendiri! Ini benar-benar tak masuk akal! bagaimana bisa?? Ia tak pernah menyukai pria dengan usia yang lebih muda. Tidak di dunia nyata. Mungkin tokoh di sebuah drama atau artis mancanegara. Tapi kali ini ia tidak tahu mengapa, jantungnya berdegup setiap bertemu sosok itu. Pria berusia terpaut empat tahun darinya. Di usianya yang genap 30 tahun tanpa pacar dan mapan, ia malah bermain dengan api. Apa yang aku pikirkan? Tak mungkin semua akan baik-baik saja. Mana bisa aku bermimpi seperti ini! Liliona! sadarlah! hentikan perasaanmu sekarang juga! Please don't copy my work and enjoy reading while it still on going! :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Postscript
  • INTERPRETASI RASA
  • Yes, Sir!
  • Kekasihku Jadi Iparku
  • When Hearts Collide
  • Pakdhe!
  • A-KU & A-MU
  • Ex Husband
  • A Private Wife [TAMAT]
  • THE ORDINARY LOVE (✓)
  • [END] Peeking Past Foliage
  • Lemons ✂ - - -
  • Resign From You
  • Office Romance
  • Dear, Mas Duda
  • Senin Sampai Jumat, kita [on going]
  • My Best Mate
  • Tasha! (A Sequel of Pakdhe!)
  • Sudden Love (End)

Karena ketiduran saat rapat, Luna mendapat memo teguran dari Liam, si asisten manajer kaku dan irit senyum. Sejak itu, Luna berusaha bersikap lebih profesional. Tapi, kenapa dia tetap menerima memo lainnya?! *** Berawal dari "pengantar berkas", Luna mendadak dipindahkan ke divisi operasional dan menjadi staf Liam. Bagi Luna, itu bukan berita menyenangkan karena Liam terkenal sebagai asisten manajer "gunung es"; pria kaku, dingin, dan sinis. Suatu hari, karena ketiduran saat rapat, Luna mendapatkan memo teguran dari Liam. Mulai dari situ, memo-memo lain terus menghampirinya, tak hanya membuat pekerjaannya semakin penuh tantangan, tapi juga menggiringnya ke sisi lain yang diam-diam Liam pendam.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan