To Be Nothing

To Be Nothing

  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Agt 6, 2018
Kim Mingyu adalah pemuda kekinian yang senantiasa meng-update insta story maupun post instagram-nya dengan kegiatan atau objek nongkrong kekinian agar tetap bisa memiliki teman di kampusnya. Akan tetapi panjat sosial menghabiskan banyak uang Mingyu sampai sampai uang bulanan kiriman orang tuanya tidak bisa bertahan lebih dari satu minggu dan membuat Mingyu berhutang demi lancarnya panjat sosial. Lambat laun utang Mingyu makin banyak dan dia tidak bisa melunasinya. Mingyu kabur dari kosan dan dalam pelariannya dia bertemu dengan Peri Uang, Jeon Wonwoo. Akankah pertemuannya dengan Peri Uang memberikan banyak manfaat bagi Mingyu ?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#367
imagines
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rewrite The Cycle [MINWON ✨ SOONHOON]
  • "Bettersweet Rewind"
  • love, not over | meanie
  • RESEK! || Meanie [END]
  • My Fake Husband → K.M.G
  • Playboy [Meanie] 🔞
  • Chatting - song mino
  • Should I? ; meanie [✔]
  • Autumn Anterograde [Meanie] ✓

Kita adalah Jiwa, tidak pernah mati. Setelah tubuh hancur, Jiwa akan berpindah ke tubuh lain dan memulai perjalanan baru. Selama kita berinteraksi dengan sesama manusia di muka bumi ini, maka saat itulah kita menciptakan karma, baik itu karma baik maupun karma buruk. Ketika kita menciptakan karma, maka akan ada hutang karma. Dan, hutang sudah sepatutnya dibayar. Semua orang akan membayar hutang mereka masing-masing. Ini adalah kisah Kim Mingyu dan Jeon Wonwoo, dua pemuda yang dipertemukan untuk menggenapi hutang karma masing-masing. Disclaimer: Ini adalah apa yang aku lihat dan rasakan, kalian bebas menginterpretaskan isi cerita ini. Tidak ada kebenaran mutlak, setiap kepala memiliki kebenaran mereka masing-masing.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan