No Limit!

No Limit!

  • WpView
    Reads 3,673
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 27, 2014
Copyright © 2014 by Vinna95 StarTrinity International School. Sekolah internasional terbaik dimana siswa laki-laki dan perempuan saling bersaing ketat untuk menunjukkan mana yang terbaik, sampai mereka membentuk Girls Unit dan Boys Unit. Masing- masing unit punya kubu petinggi dan traitornya sendiri. Petinggi di Girls Unit adalah Melody, Noella dan Michelle. Karena selain geng mereka berprestasi, geng mereka paling ditakuti oleh seisi siswi perempuan. Karena yang berurusan dengan mereka ga akan pernah tenang, dan mereka akan selalu membalas perbuatan orang yang tidak mereka sukai dengan kejam. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Check it out!
All Rights Reserved
#591
betrayal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arunika
  • THE RUDE BOYS & GIRLS.
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • BULAN (On Going)
  • ARSHA (Telah Terbit)
  • My Biggest Enemy Is My Husband
  • R.M.D.K.
  • Keysa (Terbit)
Arunika

Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines