Story cover for Takdir by Esraya18
Takdir
  • WpView
    Reads 646
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 646
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
Complete, First published Aug 06, 2018
Takdir adalah satu hal yang tidak bisa kita hindari. Entah itu baik, maupun buruk. Namun takdir inilah yang harus menjadi pilihan paling berat dalam hidup Himeka demi membawa Chandra pulang kembali.
All Rights Reserved
Sign up to add Takdir to your library and receive updates
or
#114pseucom
Content Guidelines
You may also like
Hantu Naci Piuu! [END] by Cacamarica_zzhh7
65 parts Complete
Kecil, putih, terbang melesat? Apalagi, kalau bukan Naci (nasi kecil) seorang hantu yang tinggal di pohon pete bersama keluarganya. Dia mati, sudah 5 tahun berlalu, tetapi dia kembali ke hadapannya. Hanya untuk memanfatkannya, tidak masalah dia senang. Namun, ketakutan dalam kenyataan tentang perasaan tidak ingin ditinggal kembali, itu selalu mengganggunya menjadi obsesi gelap. "Cepat atau lambat aku akan pergi kembali Mas. Jadi, ayo kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia kali ini, dengan sisa yang ada, sebelum semuanya kembali lenyap dari pandangan." Pria itu membantah dengan tegas. "Jalani saja sekarang ini, aku mau egois untuk satu hal itu, apalagi yang bersangkut pautkan dengan dirimu. Tidak ada hal yang harus dibantah, kata kamu mari kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia, 'kan? Jadi, ayo kita ukir dengan aku sebagai porosnya." Sudut bibirnya terangkat, perlahan turun. Iris cokelat itu menatap dalam gadisnya. "Tidak ada perpisahan yang sakit mulai sekarang. Jadi, ayo ikuti kemauanku seolah-olah kamu hidup kembali." Sungguh gila! Kenyataan apalagi yang harus wanita itu terima, seharusnya bukan seperti ini. Menerima obsesi gelap dari pemuda yang pernah singgah di hatinya. Kemalangan datang di saat semua orang mangkir dari tanggung jawab. Ini tentang pria yang balik ke kampung halaman, membuka luka lama yang selama ini ia pendam dan memilih pergi ke kota. Dengan kembalinya dia ke desa apakah yang akan dia dapatkan? Kemalangan bertemu hantu jail atau kesenangan. Karena ada rahasia yang terkuak secara perlahan. Suara ciri khas Naci adalah PIU. "Piu, Piu, Piu." Bahasa yang hanya dimengerti bangsa jin. ⚠️PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! DILARANG MENYALIN DALAM BENTUK APA PUN! HARGAIN JERIH PAYAH ORANG LAIN, KALAU KAMU ORANG~ #8 Humor 3/5/24 #1 Arwah 14/5/24 #1 Hantu 16/5/24 #2 Fiksi umum 21/8/24 #3 Romansa 20/5/25 #5 Fantasi 20/5/25 #3 darkromance 20/5/25
KETURUNAN ANGGORO (New Version) by Ra_Alza000
26 parts Ongoing
Takdir seseorang tidak akan pernah ada yang tahu, mereka bisa berada diatas langit tertinggi dan jatuh ke jurang terdalam dibumi begitu saja. Mereka bisa merubah takdirnya begitu saja jika memang ada keinginan. Benang merah yang telah lama kusut dan runyam tetap akan menemukan ujungnya walau dibelahan bumi lain, mereka akan tetap menemukan jalannya untuk menyelesaikan masalah dimasa lampau walau mereka menepis dan menghindari takdir tersebut. Aib aib yang tertutup rapat terbuka dengan sendirinya. Sudah menjadi garisan turun menurun untuk mereka yang gila akan dunia, meneruskan sebuah ritual dan bentuk pengabdian pada sang penguasa Angkoro, raja dari para iblis. Namun, siapa sangka bahwa ternyata sang penerus tunggal tidak sanggup akan hal itu dan malah menyiksa jiwa dan raganya? Ego dari manusia yang tak punya hati dan hanya memikirkan dunia masih terus memaksa jiwa dari seorang gadis yang sudah begitu ringkih dan tak mampu melanjutkannya lagi. Namun, sang Angkoro tak akan membiarkan pengabdian keluarga tersebut berakhir begitu saja diketurunan yang tak bisa memberikannya apa pun. Iblis itu, membawa kembali sang pewaris asli yang telah lama hilang. Darah penerus yang tak dianggap akan tetap mengalir deras ditubuhnya walau banyak orang yang menepisnya. Walau mereka memisahkannya dengan jarak dan waktu ia akan tetap kembali untuk semua itu, meneruskan apa yang sudah diturunkan padanya, dan mengambil kembali tahtanya yang telah lama hilang. Sumpah darah dan janji setiap mengabdi pada sang iblis tak akan pernah terputus sampai kapan pun. Tak lebih dari tipu dayanya yang mampu meluluh lantahkan iman manusia yang tak seberapa, mereka yang bersujud dan memohon bantuan pada makhluk ciptaan tuhan dan melupakan penciptaannya sendiri. Sejatinya mereka tak kan pernah hidup dalam ketenangan dan kebahagian atas dosa dosa yang mereka buat hanya demi dunia dan melawan takdir sang Maha Kuasa.
You may also like
Slide 1 of 9
Pangeran Kegelapan cover
𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓] cover
Irreversible : Sebuah Takdir cover
STRESSED [TERBIT] cover
When Destiny Weeps cover
Hantu Naci Piuu! [END] cover
aq hanya seorang wanita yang buruk rupa cover
KETURUNAN ANGGORO (New Version) cover
Growing Pain (HaeSelle) cover

Pangeran Kegelapan

22 parts Complete Mature

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.