We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Indah Puisiku Hanya Untuk Dirimu

Indah Puisiku Hanya Untuk Dirimu

  • WpView
    Reads 1,329
  • WpVote
    Votes 334
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 6, 2023
WpInfo
Poetry
Selalu tentang 'dia' yang memiliki kesan di hatiku. Ungkapan dari hati ini, tercipta dalam puisi yang tertuju hanya untuk dirimu. Romansa yang tercipta bukan hanya khayalan. Namun romansa yang tercipta itu berlangsung nyata. Walau cinta tidak bisa kita ungkapan. Maka tulislah kisah cinta itu dalam sebuah karya. Karya yang ku tuliskan, hanya untukmu orang yang ku sayang. -.-.-.-.- # 2 - Safitri (Senin, 4 Januari 2021)
All Rights Reserved
#11
dirimu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • Tentang Kita
  • Arshy ✓
  • About Secret Admirer #Wattys2017
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Tertulis Dalam Doa
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • Pagi
  • Takdir Sang Arsy [SUDAH TERBIT]
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)

Lila pikir dia akan bahagia bersama Dewa, pria yang telah di utuskan sang Ayah menjadi suaminya sebelum sang Ayah meninggal dunia. Lila masih mengingat kata kata sang Ayah bahwa Dewa lah yang akan menjaganya, yang akan selalu ada untuk Lila kapan pun itu. Namun, semuanya tidak seperti yang Ayahnya katakan. Dewa adalah pria yang tidak pernah peduli dengannya. Dewa yang selalu tak menganggap dirinya seorang istri. Seandainya Dewa mengerti dengan posisi Lila, seorang gadis yang begitu penurut namun rapuh. Seolah tak ada tujuan hidup hanya karena dirinya begitu hampa. Lila pikir Dewa yang akan menjadi tujuan hidupnya. Seseorang yang mampu membuatnya tetap semangat menjalani kenyataan. Namun, semuanya hanya semu. Lila yang merasa di sia siakan berhenti untuk berharap kepada Dewa , berhenti untuk menangisi Dewa dan menyerah untuk kisah selanjutnya. ..................... " Rasa sakit ini tak akan pernah terobati. Tetapi, walaupun kamu melukai ku hingga aku lelah. Aku tidak pernah menyesal telah mencintai mu. Aku tidak pernah menyesal mengenal mu. Aku tidak menyesal karena telah kamu sakiti. Aku telah jatuh cinta, sampai kapan pun begitu. Hingga akhir sisa nafasku, aku akan selalu mencintaimu, Mas Dewa "

More details
WpActionLinkContent Guidelines