Marry With You

Marry With You

  • WpView
    Reads 3,011
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sesaat setelah Adit meletakkan nampan di meja, Olivia terbangun dan langsung duduk sambil memegangi kepalanya karena terasa pening, Adit mendekat dan lagi-lagi mengecek suhu tubuh Oliv. "Gue nggak kenapa-napa", ucap Oliv sambil menepis tangan Adit. Raut wajah Adit berubah makin serius, "Nggak kenapa-napa gimana, kamu itu tadi malem bikin aku bener-bener nggak bisa tidur!", nada suara Adit naik. Olivia sedikit terkejut dengan perkataan Adit, "Apa? Aku bikin kamu nggak bisa tidur gitu?". Buru-buru Adit mengoreksi kalimatnya, "Bukan, maksud gue itu ya loe bikin repot gue. Gue terus-terusan gantiin kompresan loe jadi gue nggak bisa tidur". Suara Adit tergagap. "Sudahlah, nggak usah dibahas lagi, mandi sana. Terus makan tuh bubur yang ada diatas meja, gue mau kuliah dulu", ucap Adit sambil berlalu menjauh dari Olivia. Adit keluar dari kamarnya dan meninggalkan Oliv didalam. Oliv pergi untuk mandi. Selesai mandi Olivia menghampiri makanan yang ada dimeja. Ada bubur, segelas susu coklat, segelas air putih, dan beberapa potongan buah-buahan. Dia tersenyum, "Makasih Dit". Lalu dia menikmati hidangan yang telah disajikan. Niat Oliv hari ini yaitu ngerjain proyek yang dosennya kasih buat dia. Sudah dua hari ini dia kerja keras buat menyelesaikan proyek itu agar dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Walau sekarang dia merasa nggak enak badan tapi dia memaksakan diri untuk menyelesaikan itu semua. Kalo penasaran lanjut terus jangan jadi pembaca gelap yahh tinggal kan jejak nya walaupun sedikit
All Rights Reserved
#241
wattys
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalia
  • Hope is a dream that is doesn't sleep
  • For The Last
  • She is everything (Forever)
  • crazy and crazy
  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • Softer than Summer Night
  • IVENDER
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
Nathalia

"Lama-lama deket ama lo itu gabaik buat buat kesehatan jantung gw"Ujar Thata Natha memyendokan red velvet milik Thata dan beralih menatap Thata bingung. "Ga baik gimana maksud lo,"Balas Natha tak mengerti "Kalo gw lagi ama lo itu jantung gw berdetak di luar batas ritme standar,bisa-bisa gw jantungan"Jelas Thata Dengan susah patah Natha mencerna kalimat yang di ucapkan kekasihnya itu sampai akhirnya senyum nya mulai mengembang. "Jadi lo ngusir gw nih,ya udah gw bakal pergi biar jantung lo seht terus,"Ujar Natha sedikit dramastis. Ekpresi Thata berubah ketika Natha mulai berdiri dan melangkah pergi dari ny,dengan sigap Thata meraih tangan Natha. "Jangan pergi Nath,"Rengek Thata "Kenapa?katanya jantung lo gak sehat lama-lama bareng gw"Jawab Natha cuek "Kalo lo pergi,jantung gw bakal mati karena udah gak berdetak lagi"

More details
WpActionLinkContent Guidelines