Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
hello to my self

hello to my self

  • WpView
    Membaca 77
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadLengkap Kam, Nov 8, 2018
WpInfo
Fiksi Penggemar
cerita ini dimulai dimana seorang gadis bernama Lida Meliana yang masih tinggal di bangku SMA kelas XII IPA 2. Sejujurnya Dia ingin mencari arti kehidupan sesungguhnya, memang benar hidup ini penuh cobaan berbagai masalah dilaluinya dengan tegar dan impiannya cuma satu untuk mencari kebahagiaan dalam hidup ini. Entah apa yang terus mendoronnya berjalan maju tapi inilah kehidupannya meskipun berat harus dilaluinya dengan cara apapun, tak peduli berapa kali dia jatuh selalu berusaha untuk bangkit dalam otaknya cuma satu kalimat "didunia ini tak akan ada yang sia-sia begitu juga hidupku". penasaran kan gimana alur ceritanya yuk langsung baca aja jan lupa vote and komen yah😄
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Full Of Scratches
  • HIDDEN I (The End)
  • Waktu?
  • Permainan Takdir
  • Aneyra -after meet you
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Penuh Luka (On Going)
  • Mystery of Gutenberg Hostel

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan