Cacing Vs Belalang

Cacing Vs Belalang

  • WpView
    Reads 282
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 30, 2018
Seorang cowok alim namun berandal bertemu dengan seorang cewek kota yang suka memakai baju kurang bahan membuat dirinya mau tidak mau menerima takdir tersebut. Lantas si cowok yang memang dari pabriknya sudah gila atau sebut saja tidak waras di setiap waktu, membuat cewek itu ikut ketularan ketidakwarasannya. Di suatu kejadian ada hal yang tidak terduga, membuat satu sama lain mengetahui hal yang paling mereka benci, anggap saja phobia. "Dasar belalang berpeci. Lo itu nggak pantes berpeci, pantesnya pakek topi ember sambil keliling komplek dan bilang..." "Mas, Mbak, ember seribuan dapet bonus janda kurang belaian!" ucap cewek tersebut seraya mengibaskan rambut warna cokelatnya. "Eh, maksud lo apa cing? Lo itu ya cacing kurang bahan yang dateng-dateng suka mengusik hidup tentram, aman, damai sentosa gue. Makanya lo nggak usah banyak bacot, mending lo pakek baju tertutup dari pada pakek baju kurang bahan gini. Atau di rumah lo nggak punya baju? Miris banget hidup lo, cing!" seru cowok tersebut membuat cewek itu mengumpat sambil komat-kamit. "Kalau nanti gue pakek baju tertutup, make up tebel, dikira Valak yang ada di film The Counjuring," ucap si cewek mengerucutkan bibir sambil upil-upil. Keduanya masih terus berseteru mempertahankan keegoisan masing-masing. Entah sampai kapan mereka selesai bertengkar, mungkin sampai gedenya Upin & Ipin. Entahlah! Kepo dengan cerita selanjutnya? Tetap stay tune yaa!!! Jangan lupa vommentnya. Happy Reading Ini adalah karya kolabku sama @jcassels666 sebut saja Epan/Kudapan Perahu (teman online) hahaha !!! kita buat karya kolab karena terinspirasi dengan sifat masing-masing yang aneh. Ini sebenarnya sudah rencana dari dulu, namun baru kepikiran buat ngepost 😂 Happy Reading, dan semoga kalian suka dan tetap stay😉
All Rights Reserved
#737
gila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAISEN
  • ON SIGHT (Completed)
  • Seperti Odong-Odong
  • Boyfriend From Isekai [REVISI]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ELGARVE ; MY POSSESSIVE BOYFRIEND
  • Crazy Boy✔[Hunhan-END]
  • Behind The Smile
  • Boys Around Her (Telah Terbit)✔
  • WHO ?
RAISEN

Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines