Story cover for Bittersweet by rahelmei
Bittersweet
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado ago 08, 2018
Hidup selalu punya banyak cerita. Cerita yang manis seperti gula atau pahit seperti kopi hitam, itulah hidup. Ingin melihat dan menikmatinya seperti gula atau kopi hitam atau bahkan keduanya, kembali lagi kepada sudut pandang setiap individu.
.
.
.
"Pilihan ada ditangan setiap orang. Ambil atau lepaskan"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Bittersweet a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#317frienship
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Sudut pandang (felisha) de alghisty_
7 partes Continúa
"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
JINGGA cover
Sakit 'Jiwa' (End) cover
Sudut pandang (felisha) cover
Time Lapse || Hunlice ✓ cover
From Shandy (Completed) cover
RODRA [SELESAI] cover
Life Script cover
Dear Aksa cover
Adek Abang || END cover

JINGGA

12 partes Concluida Contenido adulto

"Jingga..." "Iya," "Kata orang hidup itu seperti kopi, kamu harus benar-benar merasakan pahitnya dulu di seruput pertama. Sedikit demi sedikit. Manis itu akan kamu temukan sendiri setelah kamu mengerti, bahwa setelah pahit akan selalu ada manis. Bukankah komposisinya dibuat dengan kopi dan gula ? Maka hidup selalu ada komposisi tangis dan tawa" *** Sebagian kisah tercipta pada dia yang kedatangannya tidak pernah kau minta. Maka, Akan ada kelak satu orang manusia yang setelah dia datang dan membuatmu jatuh hati dengan tulus, maka ketika dia pergi, kepergiannya adalah perjalanan panjang untukmu mengenang.