Story cover for Saint & Ale by partikel_buku
Saint & Ale
  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Aug 09, 2018
Setelah beberapa menit dan secara tiba-tiba ia bersuara "saint," sambil menawarkan tangannya untuk dijabat seraya tersenyum.
Masih dengan wajah yang sama. Aku hanya mendengarkan tanpa menggubris ucapannya.
Ia kembali  bersuara " jika tak ingin tak apa, aku hanya ingin duduk disini, boleh kah?"
Dan lagi-lagi aku tak menggubrisnya. 
"Diam kuanggap iya." lagi lagi suaranya mengganguku. Ia mulai memetik benda itu lagi dan aku memasang kembali earphoneku yang sempat kulepas ketika turun dari metromini. 
"Jika tak hari ini maka besok, jika tak besok maka lusa." katanya seraya mencabut sebelah earphone yang terpasang ditelingaku.  Lalu dia pergi dan menoleh seraya tersenyum.Tentu kata itu membuat alis semakin menyerinyit heran.
All Rights Reserved
Sign up to add Saint & Ale to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
MY SOUL by DestriRetno04
12 parts Complete
Berbaring di pasir putih hanya beralaskan kain, aku memandang bulan dan bintang di langit terasa sangat menyenangkan sambil mendengarkan irama ombak yang seakan tak pernah lelah untuk berirama.Jari telunjukku membuat berbagai pola dari bintang di langit. Dia datang membawa selimut, sebelum berbaring di sampingku dia menyelimutiku terlebih dahulu karena malam ini udaranya terasa lebih dingin. Lengan kanannya digunakan untuk menopang kepalaku. Dia memiringkan tubuhnya sambil menatapku lekat. Terukir senyumannya yang selalu indah di mataku. " Aku ingin selalu menatap wajahmu seperti ini. Mari hidup 1000 tahun lagi. " Ucapnya sambil mengusap rambut yang menutupi sedikit wajahku " Aku tidak mau, aku hanya ... " Ucapku pelan sambil terus memandang langit Dia memotong ucapanku, Dia mengubah posisinya menjadi terlentang menatap langit sambil menghembuskan napas panjang. " Baiklah, disini hanya aku yang mencintaimu. " Ucapnya pelan memejamkan matanya Aku memiringkan tubuhku lalu mengusap pipi kirinya. " Di kehidupan ini bahkan di kehidupan selanjutnya aku hanya ingin bersamamu. " Ucapku pelan namun terdengar jelas ditelinganya Dia membuka matanya, tersenyum hangat lalu menarikku erat kedalam pelukannya. Dia mengecup kepalaku berkali-kali. Aku merasa tenang dan hangat berada dalam pelukannya. " Aku mencintaimu. " Ucapnya Aku menatap wajahnya lekat dan dia juga menatapku. " You know, you're the best husband in the world. I love you " ucapku " Just you that I want in this life my wife " ucapnya dengan suara yang terdengar selalu sexy di telingaku. Malam itu kami berpelukan menikmati indahnya pemandangan di langit yang entah ke berapa kalinya. Aku sangat beruntung memiliki dirinya.
You may also like
Slide 1 of 10
MY SOUL cover
NICE GUY FanFic 'After and Before' || Chaeki FF cover
Di Balik Kacamata [END] cover
Sebentar Saja cover
[COMPLETED] 7 Days cover
Sexy Daddy cover
KEYNANDO™ ✔ cover
Dreams Come True [END] cover
Ratusan Hari Mencari Hati cover
Our Journey To Love cover

MY SOUL

12 parts Complete

Berbaring di pasir putih hanya beralaskan kain, aku memandang bulan dan bintang di langit terasa sangat menyenangkan sambil mendengarkan irama ombak yang seakan tak pernah lelah untuk berirama.Jari telunjukku membuat berbagai pola dari bintang di langit. Dia datang membawa selimut, sebelum berbaring di sampingku dia menyelimutiku terlebih dahulu karena malam ini udaranya terasa lebih dingin. Lengan kanannya digunakan untuk menopang kepalaku. Dia memiringkan tubuhnya sambil menatapku lekat. Terukir senyumannya yang selalu indah di mataku. " Aku ingin selalu menatap wajahmu seperti ini. Mari hidup 1000 tahun lagi. " Ucapnya sambil mengusap rambut yang menutupi sedikit wajahku " Aku tidak mau, aku hanya ... " Ucapku pelan sambil terus memandang langit Dia memotong ucapanku, Dia mengubah posisinya menjadi terlentang menatap langit sambil menghembuskan napas panjang. " Baiklah, disini hanya aku yang mencintaimu. " Ucapnya pelan memejamkan matanya Aku memiringkan tubuhku lalu mengusap pipi kirinya. " Di kehidupan ini bahkan di kehidupan selanjutnya aku hanya ingin bersamamu. " Ucapku pelan namun terdengar jelas ditelinganya Dia membuka matanya, tersenyum hangat lalu menarikku erat kedalam pelukannya. Dia mengecup kepalaku berkali-kali. Aku merasa tenang dan hangat berada dalam pelukannya. " Aku mencintaimu. " Ucapnya Aku menatap wajahnya lekat dan dia juga menatapku. " You know, you're the best husband in the world. I love you " ucapku " Just you that I want in this life my wife " ucapnya dengan suara yang terdengar selalu sexy di telingaku. Malam itu kami berpelukan menikmati indahnya pemandangan di langit yang entah ke berapa kalinya. Aku sangat beruntung memiliki dirinya.