LUNAIR : The Crimson Oath

LUNAIR : The Crimson Oath

  • WpView
    Reads 40,210
  • WpVote
    Votes 445
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Sep 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di dunia yang dibelah cahaya dan kegelapan, Lyra, manusia dengan hati murni, hidup terasing karena kutukan yang mengancam, siapa pun yang menatapnya akan mati. Namun takdirnya berubah saat ia bertemu Arron, sang raja iblis yang misterius. Pertemuan mereka menyalakan percikan harapan dan konflik yang lebih gelap dari sebelumnya. Bisakah cinta mereka menembus batas kutukan dan kekuasaan, atau justru menjerumuskan keduanya ke jurang takdir yang paling tragis?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • EINSTEIN [END]
  • The Last Yes!
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Sweetly Tied
  • Círculo del Destino

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines