Story cover for COUNTDOWN by slay-v
COUNTDOWN
  • WpView
    LECTURAS 658,968
  • WpVote
    Votos 41,272
  • WpPart
    Partes 48
  • WpView
    LECTURAS 658,968
  • WpVote
    Votos 41,272
  • WpPart
    Partes 48
Concluida, Has publicado may 03, 2014
"Magic is real. Trust me."

Kalau kau mengira bahwa sihir hanya ada dalam dongeng dan film yang tak masuk akal, itu berarti kau salah. Sihir itu memang ada, dan tanpa sadar, hal tersebut mungkin sudah ada pada dirimu. 

Breanne Corby, seorang yatim piatu berusia 16 tahun, tinggal berdua saja bersama kakak lelakinya, Niall. Walaupun Niall selalu melindunginya, bukan berarti Anne aman. Apalagi sejak Ia mendapat semacam kekuatan sihir sejak usianya 15 tahun. 

Lalu bagaimana dengan nasibnya selanjutnya? Apakah hanya dia yang memiliki kemampuan sihir yang tak masuk akal? Atau ada orang lain selain dirinya? 

#1 on ChloeMoretz
#1 on GreysonChance

All right reserved 
2014 © Slay-V
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir COUNTDOWN a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#133chloemoretz
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua de orangpendiam
23 partes Continúa
Varie melangkah ragu menuju aula utama. Matanya menyapu deretan kursi bertingkat yang tak terhitung jumlahnya. Mungkin ada ribuan, atau lebih. Belum pernah ia melihat aula sebesar ini. Jantungnya berdebar, antara gugup dan kagum. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. Pandangannya menyapu ruangan dan terhenti pada sepasang mata biru yang begitu familiar. Pemuda itu, Kael. Sosok yang kini lebih dewasa, namun tetap dengan tatapan tajam yang tak pernah berubah. Varie menahan napas, matanya sejenak membeku. Tidak mungkin, Ini bukan kebetulan, kan? Tentu saja itu Kael, meskipun dia tampak jauh berbeda dari yang ia ingat. Kael melangkah pelan ke arahnya. Langkah-langkahnya tenang, terukur. Bukan terburu-buru, tapi juga tidak ragu. Seolah jarak di antara mereka memang tinggal menunggu waktu untuk dijembatani. Kael berhenti tepat di hadapan Varie. Beberapa detik hanya diisi keheningan. Sorot matanya tetap tajam, tapi dalamnya menyimpan sesuatu yang sulit dijelaskan, rindu yang ditahan terlalu lama. "Varie." Suaranya pelan. Varie mengerjap pelan. "Kael" ujarnya, lebih kepada dirinya sendiri. Tubuhnya seolah butuh waktu untuk menerima kenyataan itu. Tatapan mereka bertemu. ----- Di antara konspirasi kekuasaan, sihir pemusnah, dan kebenaran yang terlupakan, mereka dihadapkan pada pilihan: Mengikuti jalan yang ditentukan atau Membentuk takdir baru bersama. Darah dan mesin. Jiwa dan sistem. Saat keduanya bersinggungan, dunia tak akan lagi sama.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
A Cup of Signs - Secangkir Kiasan cover
One Knock Away 1121 [Greesel] cover
A Hogwarts Story : The Curse Of Phoenix  [ END ] cover
Legacy Of Arcane cover
Kick It cover
Athena Academy: The Lost Princess Of Crystallion cover
BL- MAGIC STONE cover
Scarlet Lies cover
Terraciel World: Nyanyian Darah Tertua cover
JENDELA RITDHA cover

A Cup of Signs - Secangkir Kiasan

8 partes Concluida

「Silvie memundurkan badan, tangannya mengepal menahan getar. Ya, Zale dalam perjalanan, tapi apa itu pergi atau pulang?」 Silvie menghabiskan hampir 16 tahun hidupnya di atas kursi roda dan di dalam kedai teh keluarga. Sebagai pembaca teh syrmelia yang magis, dia menyajikan dan menghibur pesta bangsawan dengan ramalan tehnya. Begitu saja hari-harinya, sampai Zale datang. Zale menghabiskan 18 tahun hidupnya sia-sia sebagai pengguna sihir logam yang buta estetika. Ketika kebutuhan hidup semakin naik, dia mendaftar menjadi pasukan kerajaan. Namun, dia harus pastikan nasibnya mujur, dan takdir membawanya ke kedai teh Silvie. Silvie dan Zale bertemu. Mereka berjanji bertemu lagi. Namun, ketika cangkir Zale menunjukkan simbol bahaya, dan Zale datang dalam keadaan yang berbeda, masihkah mereka saling percaya seperti saat bertemu hari pertama?