RAGARA (UPDATE ALMOST ERRDAY)

RAGARA (UPDATE ALMOST ERRDAY)

  • WpView
    Reads 1,332
  • WpVote
    Votes 228
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
Book 2 of #SACUS "Raga, lo itu cuma fatamorgana bagi gue! Lo cuma bisa bangunin imajinasi indah gue tentang milikin lo! Tapi nyatanya gue ga akan pernah bisa," Ujar Tamara seraya menatap nanar pemandangan di depannya. "Lo bagaikan kupu-kupu yang selalu bermetamorfosis, ra. Dan gue ga bisa ngikutin perkembangan lo selama lo bermetamorfosis. Karena gue hanya fokus sama kita. Bukan lo," Ujar Raga seraya menatap dalam manik mata perempuan yang sedang menatapnya penuh dengan rasa sakit. Rasa itu hadir, di pelantaran senja. Lalu terombang-ambing di lautan berombak. Apakah rasa itu akan menghilang seiring tenggelamnya senja? Hanya Raga dan Ara yang tahu. ---- Ini kisah Raga Ezano Wijana yang seperti dispenser, kadang dingin, kadang juga hangat. Dan juga seorang cewek yang penyuka jus Kiwi, serta pemilik buku diary biru, bernama Tamara Afana Demara. SILAKAN BACA DULU, JANGAN MAIN TEBAK YA HEHEHE^.^ KALIAN HARUS BACA DENGAN HATI BIAR MENGHAYATI:V Warn : Cerita ini hasil pemikiran dan karya saya sendiri. Tidak ada unsur plagiarisme atau sebagiannya. Cerita ini murni imajinasi saya. So, hargai, terima kasih^.^
All Rights Reserved
#446
goodgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Amor Almira
  • Gardenia | END
  • DARKASYA
  • MENEPI
  • WHO ?
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • Arsyilazka
  • East sky first love
  • Bara [REVISI]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines