Dear, Jani
  • WpView
    Reads 2,801
  • WpVote
    Votes 334
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
[PROSES REVISI] Jani hanyalah seorang gadis biasa yang tidak terobsesi dengan dunia maya. Akrab dengan aroma kopi juga musik sebagai teman hidupnya selama duduk di bangku perkuliahan. Tak ada yang istimewa dari dirinya, menurut Jani begitu. Tapi tidak setelah ia bertemu dengan Gio. Cowok kasar yang tidak sengaja ia temukan pingsan di saat tengah malam. Jani pikir, pertemuan itu hanya sekali, tapi ternyata tidak. Justru semesta yang membantu mengatur pertemuan mereka. Mereka terus bertemu dan akhirnya saling kecanduan. Lewat senja yang Jani kenalkan pada Gio, Gio jadi tahu betapa istimewanya Jani dimatanya. Namun bagi Gio, Jani terasa sulit digapai. Bukan jaraknya, melainkan karena hadirnya. Ia sering menghilang demi menyembunyikan rahasianya. Dan sejak mengenal Gio, Jani jadi benar-benar tidak ingin rahasianya terbongkar. --------------------------------- Copyrights©2018 By @Agnessandrn
All Rights Reserved
#10
understanding
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEMORESIA
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Nedrian's Sibling [Book 3]
  • Unpredictable Love
  • Senja Dalam Ingatan [Completed] [Sudah Terbit]
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Thuis
  • Roommate With Benefits
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Hi, Pak Dosen!
NEMORESIA

Gisella hanya ingin kembali menjalani hidupnya dengan normal setelah sebuah tragedi membuatnya harus mengalami amnesia parsial. Tapi siapa sangka, dalam perjalanannya ia justru membongkar konspirasi besar yang melibatkan keluarganya sendiri. - Beberapa kenangan menghilang bukan untuk dilupakan, tapi untuk ditemukan dengan cara yang lebih menyakitkan. - Satu kecelakaan, satu ingatan yang hilang, dan.. satu nama yang terus dipanggil semua orang, tapi tidak membangkitkan apa-apa dalam kepalanya. Gisella kembali ke sekolah dengan lembaran kosong yang dipaksa untuk dikenali. Semuanya tampak normal-terlalu normal. Teman-teman yang ramah, guru-guru yang bersikap biasa saja, dan seorang cowok yang seharusnya ia ingat... tapi terasa asing di matanya. Keivin. Nama itu seperti bekas luka yang belum sempat sembuh. Selalu ada, tapi tak pernah benar-benar terlihat. Cowok yang penuh misteri itu terus saja mendesak Gisella agar mencoba mengingatnya. Tapi sekeras apapun mencoba, Gisella tak pernah menemukannya. Ketika mimpi buruk mulai terasa lebih nyata dari kenyataan, dan ketika perasaan yang tak ia mengerti mulai tumbuh di antara kebenaran yang terus disembunyikan, Gisella sadar-ada sesuatu yang rusak, dan mungkin itu bukan cuma dirinya. Sesuatu yang lebih besar dari apapun yang ia kira. Sebuah konspirasi yang tak pernah ia tahu. Karena mungkin, menguak apa yang terkubur bukanlah hal yang seharusnya dilakukan. Mungkin lebih baik semuanya tetap seperti itu. Tanpa seorangpun yang tahu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines